Kunci Sukses Bisnis Online – part 3

Pada kesempatan sebelumnya, kita telah membahas tentang “Kunci Sukses Bisnis Online – part 2” yang pada intinya berisi tentang hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menentukan jenis bisnis online yang akan dilakukan. Sebelum menentukan jenis bisnis online yang akan dijalankan, sebaiknya amati atau cermati berbagai jenis bisnis online yang dijalankan oleh orang lain. Hal ini akan membantu kita untuk melakukan pemilihan yang tepat. Setelah mengamati bisnis online orang lain, selanjutnya adalah mempelajari diri kita sendiri. Mempelajari diri sendiri terkait tentang apakah hobi kita dan apakah memiliki kemampuan dalam arti yang luas, yaitu modal, keterampilan waktu dan sebagainya. Pertimbangan-pertimbangan tersebut penting dilakukan akan kita dapat lebh fokus menentukan rencana selanjutnya.

Setelah mempelajari kemampuan diri kita sendiri dan memilih atau menentukan jenis bisnis online yang akan dijalankan, maka langkah selanjutnya adalah menyusun rencana atau Business Plan. Hal ini akan kita uraikan pada point di bawah.

Menyusun Rencana Bisnis atau Business Plan

Menyusun Rencana Bisnis atau Business Plan
Perencanaan Bisnis
Sumber gambar: finansialku.com

Perecanaan bisnis adalah atau Business Plan adalah pernyataan formal tentang bisnis yang akan dijalankan. Banyak orang yang mengatakan bisnis intinya adalah melakukannya. Bisnis dapat berjalan tanpa perencanaan formal. Akan tetapi, jika anda adalah orang yang ingin maju dan berkembang dalam suatu bisnis, baik itu offline maupun online, maka alangkah lebih baik jika anda menyempatkan waktu untuk menulis atau membuat perencanaan bisnis.

Sangat banyak manfaat dari Business Plan yang dapat kita peroleh. Hal yang paling kecil adalah akan membuat anda lebih profesional dan terarah dalam menjalankan bisnis anda. Hal lainnya adalah anda akan lebih berpeluang untuk mendapatkan sumber permodalan karena hampir tidak ada calon investor atau pemberi modal yang bersedia memberikan modal tanpa mengetahui bisnis yang akan anda lakukan. Selain itu, bisnis yang tidak direncanakan dengan baik cenderung stagnan atau tidak berkembang bahkan tidak sedikit yang tutup lebih awal. Oleh sebab itu, meskipun kita adalah pemula dengan modal yang nyaris disebut tidak ada, tetap harus menyusun rencana bisnis dengan baik.

Merencanakan bisnis online sama persis dengan merencanakan bisnis offline, yang berbeda dari keduanya hanya proses menjalankannya saja. Bahkan sebagian besar bisnis yang telah terbentuk secara offline, baik yang sudah besar maupun masih skala kecil berusaha untuk menerapkan model online marketing untuk mengembangkan bisnisnya tersebut. Jadi bisnis online, mekipun kesannya sederhana karena tidak membutuhkan kantor atau toko yang posisinya strategis, bahkan sebagian dijalankan di rumah, tetap harus direncanakan se-profesional mungkin.

Ada beberapa komponen yang harus diperhatikan dalam menyusun rencana bisnis kita. Komponen-komponen tersebut saling terkait satu sama lain untuk menghasilkan sebuah perencanaan bisnis yang baik. Berikut kami uraikan satu per satu.

1. Deskripsi bisnis atau gambaran bisnis
Setelah kita mempelajari bisnis online yang telah dijalankan oleh orang lain dan telah menentukan jenis bisnis online tersebut, maka sebaiknya kita menuliskannya secara singkat tentang bidang bisnis online yang akan dijalankan. Tentu anda lebih paham tentang bisnis yang akan dijalankan, namun kecenderungan kita menyimpan rencana bisnis tersebut di kepala atau dalam ingatan. Sebaiknya tulislah rencana tersebut.

Dalam deskripsi atau gambaran bisnis yang akan dijalankan, beberapa hal yang sebaiknya dijelaskan adalah
- Potensi produk saat ini dan yang akan datang
- Peluang pasar
- Perkembangan produk untuk bertahan dan menyesuaikan dengan pasar.

Hal kedua yang disebutkan di atas, yaitu peluang pasar, tentu harus anda perhatikan bahwa anda akan menjalankan bisnis online. Anda harus ingat bahwa saat ini perkembangan internet di Indonesia masih relatif baru sehingga kemungkinan besar pengguna internet atau calon konsumen kita adalah mereka yang dapat mengakses internet. Usia pengguna internet dapat dipastikan sebagian besar adalah mereka yang masih berumur di bawah 40 tahun. Jadi anda harus memperhatikan pengguna internet tersebut dalam menyusun gambaran bisnis terutama pada poin peluang pasar.

2. Strategi Pemasaran
Bagian kedua ini tentu sudah ada gambaran dari deskripsi bisnis di atas. Pada bagian pertama, kita sudah memahami betul produk kita, mengenal dalam artian yang luas, bukan hanya jenisnya, tetapi juga siapa yang berpotensi membelinya. Misalnya, anda ingin menjual kosmetik, tentu calon pembelinya adalah sebagian besar bahkan hampir seluruhnya adalah perempuan yang masih berumur relatif muda (di bawah 45 tahun), meskipun tidak sedikit juga berumur lebih dewasa.

Dalam menyusun strategi pemasaran ini, kita berpikir tentang bagaimana mencapai atau menjangkau calon pembeli. Menjual jasa atau barang melalui internet sangat banyak caranya sebagaimana yang seharusnya sudah kita pahamai pada penjelasan yang lalu (yaitu mempelajari bisnis online yang telah dijalankan oleh orang lain). Ada banyak fasilitas yang dapat digunakan untuk melakukan pemasaran online, ada berbagai macam sosial media dan website atau weblog. Memilih salah satu atau semuanya juga memerlukan pertimbangan.

Saat ini banyak orang yang menggunakan Facebook sebagai media penjualan. Tetapi anda harus pahami bahwa tidak semua produk dapat dipasarkan dengan mudah melalui Facebook. Ada jenis produk tertentu yang lebih mudah dipasarkan dengan menggunakan website yang dioptimalkan untuk hasil pencarian Google. Namun, hampir semua pelaku bisnis online menggunakan semua jenis sosmed dan juga memiliki website atau weblog sendiri. Tapi jika anda memiliki kemampuan yang masih minim, sebaiknya gunakan salah satu yang lebih potensial.

3. Analisa Pesaing
Saat ini, hampir tidak ada bisnis yang tidak memiliki pesaing. Apalagi jika kita berencana untuk melakukan bisnis online, persaingan tentu akan terbuka sebab seluruh calon pelanggan dapat melihat semua jenis barang dan jasa yang ditawarkan melalui internet. Bisnis online tidak mengenal batasan wilayah dan waktu. Berbeda dengan lapak atau kios yang dibuka di mall misalnya, di sana ada beberapa jenis barang yang ditawarkan oleh pelapak atau pemilik toko yang berbeda. Palanggan dapat membandingkan harga dengan cara berkeliling dari toko yang satu ke toko yang lain untuk mencari harga dan barang yang pas. Persaingan di Mall tersebut masih dibatasi oleh tempat sedangkan untuk bisnis online, kita bersaing dengan seluruh penjual atau pebisnis di seluruh Indonesia, bahkan beberapa produk tertentu sudah mencapai taraf persaingan internasioanal (misalnya bisnis software komputer).

Melihat kenyataan bahwa persaingan bisnis online jauh lebih kompetitif, maka sangat penting untuk menganalisa pesaing kita. Pelajarilah semua bisnis online yang memiliki produk atau jasa yang sama dengan anda. Setiap pelaku usaha memiliki strategi penjualan, pelajari lalu kembangkan strateginya. Tetapi di sisi lain anda juga harus punya strategi agar orang lain tidak meniru teknik penjualan anda.

Kelemahan usaha orang lain, baik itu dari segi produknya atau cara penjualannya, juga dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita untuk menyusun strategi yang lebih baik.

4. Rencana Desain dan Pengembangan
Dalam produksi dan pemasaran, tentu ada tahapan-tahapan yang dilalui. Terkadang kita malas menuliskan tahapan ini karena semua sudah ada dikepala kita. Tapi jika anda menyusunnya dengan baik, maka akan mudah untuk mengetahui anggaran yang diperlukan untuk melakukan produksi dan pemasaran.

5. Rencana Operasional dan Manajemen
Seperti halnya pada poin keempat di atas, rencana operasional dan manajemen tentu juga penting untuk dituliskan. Rencana operasional dan manajemen menjelaskan bagaimana bisnis kita nantinya akan berjalan dan berkelanjutan. Dalam rencana ini, tertuang hal-hal yang akan dilakukan dan biaya yang dibutuhkan. Jika bisnis anda dikerjakan oleh tim, maka tertuang didalam perencanaan tentang tugas masing-masing tim dan koordinasinya.

6. Pembiayaan
Ini tentu tidak diragukan lagi nilai pentignya. Anda harus menjelaskan dari mana sumber biaya dan bagaimana anda menganggarkan biaya tersebut agar efisien untuk mencapai tujuan bisnis yang akan dijalankan. Inti dari perencanaan biaya adalah sedikit namun menghasilkan banyak. Hindari anggaran biaya yang berlebihan namun hasilnya kecil.

7. Kesimpulan Usaha
Kesimpulan ini berisi tentang kerangka bisnis plan anda. Agendakan tiap komponen, kapan akan dilakukan atau dijalankan. Hal yang tidak kalah pentingnya ada komitmen terhadap agenda yang telah kita susun.

Demikian artikel tentang Menyusun Rencana Bisnis atau Business Plan ini. Tentu hal ini termasuk salah satu kunci sukses untuk menjalankan bisnis online. Saya sangat menyadari bahwa banyak orang yang menjadi jutawan dengan bisnis yang tidak diawali dengan menyusun rencana bisnis atau business plan, tapi hal ini tentu dapat membantu anda untuk lebih profesional dalam menjalankan bisnis online Anda kedepannya.

Jangan lupa membaca artikel berikutnya tentang Kunci Sukses Bisnis Online - Part 4. Semoga bermanfaat.

Kunci Sukses Bisnis Online – part 3 ini menjelaskan tentang pentingnya menyusun perencanaan bisnis atau business plan berikut komponen dalam perencanaan bisnis atau business plan tersebut