Contoh Koloid Dalam Kehidupan Sehari Hari

Fatih.co.id

Contoh Koloid Dalam Kehidupan Sehari Hari
Contoh Koloid Dalam Kehidupan Sehari Hari

contoh koloid dalam kehidupan sehari hari

1. contoh koloid dalam kehidupan sehari hari

itu saja saya tau maaf kalo ada kesalahan dan kalo kurang coma foto nya saja saya kirim.

2. contoh koloid dalam kehidupan sehari hari..?

contoh koloid dalam kehidupan sehari hari
-busa sabun
-karet busa

3. sebutkan beberapa contoh koloid dalam kehidupan sehari hari​

Jawaban:

– Aerosol. Contohnya adalah Asap, Debu, Kabut, dan Awan.

– Sol. Contohnya adalah Deterjen, Tinta, dan Cat.

– Emulsi. Contohnya adalah Santan, susu, mayonnaise, dan minyak bumi atau jenis minyak lainnya.

– Buih. …

– Gel.

Penjelasan:

maaf ya kalo salah

4. Contoh aplikasi koloid hidrofob dan hidrofil dalam kehidupan sehari-hari

air panas yg menguap dari termos atah kukusan masakanembun pagi maaf kalo salah

5. sebutkan contoh peristiwa koagulasi koloid dalam kehidupan sehari-hari

Contoh koagulasi dalam kehidupan sehari hari1. CONTOH KOAGULASI DALAMKEHIDUPAN SEHARI-HARI. A.Pengerti
an KoagulasiKoloid dapat mengalamipenggumpalan/koagulasi.Koagulas dapat terjadikarena : Penambahan ion yang mempunyai muatanberlawanankoloid bermuatan listrik bila ditambahkan ionyang mempunyai muatan berlawanan dapatmengalami koagulasi/pengumpalan Penambahan elektrolitKolioid bila diberi larutan elektrolit juga akanmengalami penggumpalan,misalnya susu biladiberi air jeruk akan menggumpal3. B.Faktor-faktor yang Mempengaruhikoagulan• Suhu  Suhu berprngaruh terhadap dayakoaguasi dan memerlukan pemakaian bahankimia berlebih,untuk mempertahankan hasilyang dapat diterima• pH pH nilai ekstrim baim tinggi maupunrendah,dapat berpengaruh terhadapkoagulasi.pH optimum bervariasi tergantungjenis koagulan yang digunakan.• Alkalinitas  Alkalinitas yang rendahmembatasi reaksi ini dan menghasilkankoagulasi yang kurang baik.4. • Kekeruhan  Makin rendahkekeruhan,makin sukar penbentukanflok.Makin sedikit partikel,makin jarangterjadi tumbukan antar partikel/flok.• Warna  Warna berindikasi kepadasenyawa organik,dimana zat organikbereaksi dengan koagulan,menyebabkanproses koagulasi terganggu selama zatorganik tersebut berada di dalam air bakudan proses koagulasi semakin sukartercapai5. C.Contoh Koagulasi• Pembentukan delta dimuara sungai terjadi karena koloidtanah liat dalam air sungai mengalami koagulasi ketikabercampur dengan elektrolit dalam air laut.• Pada pengolahan karet,pertikel-partikel karet dalamlateks digumpalkan dengan pemmbahan asam asetatatau asam format sehingga karet dapat dipisahkan darilateksnya.• Koagulasi sol tanah liat dalam air keruh yang bertujuanuntuk menjernikan air tersebut6. Koloid Dalam Perjernihan AirProses penjenihan air untuk mendapatkan air yangberkualitas telah dilakukan oleh manusia berabad-abad yang lalu.Pada tahun 1771,didalam edisipertama Encyclopedia britanica telah ibicarakan fungsifilter(filtrasi)senagai penyaring untuk mendapatkan airyang lebih jernih.Perkembangan selanjutnya,telahmenghasilkan bahwa pembubuhan zat pengendapatau penggumpal(koagulan)dapat ditambahkansebelum proses penyaringan(filtrasi).Selanjutnyaproses penggumpalan yang ditambahkan denganproses pengendapan(sendimentasi) danpenyaringan(filtrasi) serta menggunakan zat-zatorganik dan anorganik adalah awal dari carapengolahan air.7. Bahan yang diperlukan dalamproses penjernihan air antara lain Tawas (Al2(SO4)3)Karbon AktifKlorin/KaporitKapur TohorPasir8. Mekanisme Kerja Pengolahan Airbersih Pada PDAM• Air sungai dipompakan kedalam bakprasendimentasi.Dalam bak prasendimentasi ini lumpurdibiarkan mengendap karena pengaruh grafitasi• Lumpur dibuang dengan pompa,sedangkan air dialirkankedalam bak ventury.Pada tahap ini dicampurkantawas(Al3(SO4)3)dan gas klorin (preklorinasi).Ion AL3+yang terdapat pada tawas tersebut akan terhidrolisasimembentuk partikel koloid Al3(OH)3 akan bermuatanpositif melalui reaksiAl3+ + 3H2O Al(OH)3 + 3H-Setelah itu,Al(OH)3 menghilangkan muatan-muatan negatifdari partikel koloid tanah liat/lumpur dan terjadi koagulasipada lumpur.Lumpur tersebut kemudian mengendapbersama tawas yang juga mengendap karena pengaruhgrafitasi,sehingga lumpur lebih mudah disaring9. • Air baku dari bak venturyyang telah dicampurdengan bahan-bahan kimia dialirkn kedalamaccelator.Dalam bak accelator terjadi proseskoagulasi,lumpur dan kotoran lainmenggumpalmembentuk flok-flok yang akan mengalamisendimentasi secara grafitasi• Air yang setengah bersih dati accelator dialirkankedalam bak saringan pasir.Dari bak pasirdiperoleh air yang hampir bersih,karena sisa flokakan tertahan oleh saringan pasir.• Air dalam bak pasir dialirkan kedalanshipo.Didalam shipon air yang hampir bersihditambahkan kapur untuk menaikkan pH da gasklorin(post klorinasi)untuk mematikan hama.• Air yang sudah memenui standart bersih dari bakshipon dialirkan ke reservoar• Air siap dikonsumsi konsumen.10. Tujuan penjernihan air• Menghilangkan gas-gas terlarut• Menghilangkan rasa yang tidak enak• Membasmibakteri patogen yang sangat berbahaya• Mengolah agar air dapat digunakan untuk rumahtangga dan industri• Memperkecil sifat air yang menyebabkan terjadinyaendapan dan korosif pada pipa atau saluran airlainnya.

6. sebutkan contoh lsrutan,koloid dan suspense dalam kehidupan sehari-hari?

koloid : kosmetik, obat obatan
suspensi : scots emulsion, handbody lotionlarutan: air dan gula
koloid: susu
suspensi: air dan minyak

7. berilah 4 contoh kegunaan koloid dalam kehidupan sehari hari

Berikut contoh penggunaan koloid dalam kehidupan sehari-hari :
1. Industri Tekstil
Pencelupan tekstil yang kurang baik daya serapnya menggunakan zat warna koloid
2. Industri Farmasi
Kebanyakan obat-obatan yang dikemas dalam bentuk koloid agar stabil atau tidak mudah rusak.
3. Industri detergen
Sabun dan detergen merupakan emulgator untuk membentuk emulsi antara kotoran (minyak) dengan air, sehingga sabun dan detergen dapat membersihkan kotoran, terutama kotoran dari minyak

4. Industri makanan

Karena ada makanan yang berbentuk padatan dimana sulit untuk dicerna maka produk produk makanan dibuat dalam bentuk koloid. Produk-produk makanan yang menggunakan sistem koloid antara lain kecap, saus,keju, mentega, dan krim.

Semoga Membantu

8. sebutkan 4 contoh koloid dalam kehidupan sehari hari

susu, asap, busa sabun, santan

9. 3 contoh koloid pelindung dalam kehidupan sehari-hari

Jawaban:

3 contoh koloid pelindung dalam kehidupan sehari-hari.

1. Proses penambahan minyak silikon pada cat

2. Proses penambahan kasein pada susu  

3. Proses penambahan gelatin pada es krim  

Pembahasan:

Pengertian Koloid

Koloid yaitu suatu sistem dispersi atau sebaran suatu sistem yang menunjukkan bahwa suatu zat terbagi halus dalam zat lain. Pada sistem koloid ada dua fase yaitu: zat yang terbagi atau didesperikan disebut fase terdispersi, fase intern, atau fase kontinu, sedangakan zat yang digunakan untuk mendisperdikan disebut fase pendispersi.

Sistem Koloid

Campuran homogen dan stabil yang disebut larutan, molekul, atom, ataupun ion disebarkan dalam suatu zat kedua. Dengan cara yang agak mirip, materi koloid dapat dihamburkan atau disebarkan dalam suatu medium sinambung, sehingga dihasilkan suatu dispersi (sebaran) koloid atau sistem koloid. Selai, mayones, tinta cina, susu, dan kabut merupakan contoh yang dikenal. Dalam sistem-sistem semacam itu, partikel koloid dirujuk sebagai zat terdispersi (tersebarkan) dan materi kontinu dalam mana partikel itu tersebar disebut zat pendispersi atau medium pendispersi.

Penggolongan Koloid

Penggolongan koloid berdasarkan kelarutan:

Koloid dispersi, yaitu koloid yang partikelnya tidak dapat larut secara individu dalam medium yang terjadi hanyalah penyebaran (dispersi) paertikel tersebut.Koloid asosiasi, yaitu koloid yang terbentuk dari gabungan paertikel kecil yang larut dalam medium, contoh Fe(OH)3.

Jenis-jenis Koloid

Aerosol terbagi dua yaitu arosol padat dan cair. Aerosol padat fase terdispersinya berupa padat dan zat pendispersinya berupa gas, sedangkan aerosol cair fase terdisperninya berupa cair dan zat pendispersi berupa gas. Contoh Aerosol kabut, awan, asap, debu)Sol merupakan sistem koloid dari partikel-partikel padat yang terdispersi dalam zat cair. (Contoh: Air sungai, sol sabun, cat minyak dan tinta tulis). Emulsi merupakan sistem koloid zat cair yang terdispersi zat cair pula, akan tetapi kedua zat cair tersebut tidak saling melarutkan. (Contoh: santan, susu, mayonaise)Gel merupakan sistem koloid yang bersifat kaku atau setengah padat dan setengah c
air. (Contoh: agar-agar, lem, gel, gelatin).Buih merupakan sistem koloid dari gas yang fase terdispersi dalam suatu zat cair. (Contoh: pemuatan bijih logam, kosmetik).

Sifat-sifat Koloid

Efek Tyndall (Penghamburan cahaya) Efek tyndall dapat digunakan untuk memperbedakan dispersi koloid dan suatu larutan biasa. Penghamburan cahaya tyndall dapat menjelaskan buramnya dispersi koloid. Gerakan Brown adalah gerakan acak partikel koloid dalam suatu medium pendispersi. Adsorpsi adalah materi dalam keadaan koloid mempunyai luas permukaan yang sangat besar. Penyerapan partikel atau ion oleh permukaan koloid sehingga menyebabkan koloid menjadi bermuatan listrik.

Pembuatan Koloid

Dispersi  (Gumpalan materi atau suspensi kasar dapat diubah menjadi lebih kecil sehingga tersebar dan berukuran koloid).Kondensasi  adalah suatu cara dalam pembuatan koloid dari partikel kecil (larutan) menjadi partikel koloid.

Pelajari lebih lanjut:

Pembahasan terkait dengan koloid, sudah saya jelaskan sebelumnya cek link berikut ini, (https://brainly.co.id/tugas/6097613, https://brainly.co.id/tugas/15854132, https://brainly.co.id/tugas/2847787, https://brainly.co.id/tugas/10779207) untuk soal lain pembahasan koloid telah saya jabarkan pada link ini.

Detail Jawaban :  

Kelas : 11

Mapel : Kimia  

Bab : Sistem Koloid

Kode : 11.7.11

Kata kunci : koloid, pelindung, gelatin

10. Sebutkan contoh sifat adsorbsi koloid dalam kehidupan sehari hari

Pemutihan gula tebu
Pembuatan obat norit
Penjernihan air

11. Contoh penggunaan sifat koloid dalam kehidupan sehari hari?

Pada soal kita diminta untuk memberikan contoh penggunaan sifat koloid dalam kehidupan sehari hari. Hal tersebut akan dibahas di pembahasan.

Pembahasan

Koloid adalah suatu campuran zat heterogen (dua fase) antara dua zat atau lebih dimana partikel-partikel zat yang berukuran koloid (fase terdipersi/yang dipecah) tersebar secara merata di dalam zat lain (medium pendispersi/ pemecah). Ukuran partikel koloid berkisar antara 1–100 nm, ukuran yang dimaksud dapat berupa diameter, panjang, lebar, maupun tebal dari suatu partikel.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menemukan campuran yang tergolong larutan, koloid, atau suspensi. Contoh koloid: susu, santan, sabun, selai, mentega, dan mayonnaise.

Sistem koloid mempunyai sifat-sifat khas yang berbeda dari sifat larutan ataupun suspensi. Berikut penjelasan sifat-sifat koloid:

1. Efek Tyndall

Pada dispersi koloid, partikel-partikel koloid cukup besar sehingga dapat memantulkan dan menghamburkan sinar ke sekelilingnya, yang dikenal dengan Efek Tyndall. Contoh efek Tyndall dalam kehidupan sehari hari adalah warna air susu yang keruh, dan penghamburan sinar sorot lampu mobil ketika udara berkabut.

2. Gerak Brown

Bila seberkas sinar dipusatkan pada suatu dispersi koloid yang diamati dengan alat ultramikroskop, maka akan tampak partikel koloid sebagai partikel yang kecil yang memantulkan sinar dan bergerak acak. Hal ini disebut Gerak Brown. Contoh gerak brown adalah gerakan partikel pada sistem koloid susu.

3. Elektroforesis

Bila arus listrik dengan tegangan rendah dialirkan ke dalam dispersi koloid, maka partikel-partikel koloid bergerak menuju elektrode positif atau elektrode negatifnya. Ini membuktikan bahwa partikel-partikel koloid dalam medium pendispersinya bermuatan listrik. Gerak partikel koloid dalam medan listrik disebut elektroforesis. Contoh penerapan elektroforesis dalam kehidupan sehari-hari adalah identifikasi DNA, identifikasi kelainan genetik, dan proses penyaringan debu pabrik.

4. Adsorpsi

Partikel koloid bermuatan listrik karena permukaan partikel-partikel koloid dapat menarik partikel-partikel bermuatan listrik di sekitarnya. Proses ini disebut adsorpsi. Beberapa proses yang menggunakan sifat adsorpsi adalah pemutihan gula tebu, pembuatan obat norit, dan penjernihan air.

5. Koagulasi

Koagulasi adalah peristiwa terjadinya pengendapan pada koloid. Penggumpalan partikel terjadi karena adanya kerusakan stabilitas sistem koloid atau karena penggabungan partikel koloid yang berbeda muatan sehingga membentuk partikel yang lebih besar. Contoh koagulasi koloid dalam kehidupan sehari-hari yaitu pada penggumpalan susu yang basi dan telur yang direbus hingga membeku.

Pelajari Lebih Lanjut

Efek Tyndall (https://brainly.co.id/tugas/3844158)

Jenis Koloid (https://brainly.co.id/tugas/228925)

Beberapa sifat koloid (dispersi koloid) (https://brainly.co.id/tugas/2185424)

Detail Jawaban

Kelas : 11

Mapel : Kimia  

Bab : Bab 11 – Sistem Koloid

Kode : 11.7.11

#JadiRankingSatu

12. contoh banyak koloid dalam kehidupan sehari hari sesuai terdispersi dan pendispersi?

tinggal disalin aja ya tabelnyaa~ B)

13. Contoh buah koloid yang ada dalam kehidupan sehari hari

Mentega
Keju
Cat
Tinta

14. sebutkan setidaknya sepuluh contoh koloid dalam kehidupan sehari-hari

Contoh koloid dalam kehidupan sehari – hari adalah

AwanAsapDebuBuih sabunKrim kocokKejuMentegaSusuSantanTinta CatPembahasan

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Koloid}}}[/tex]

Koloid adalah campuran zat heterogen yang sifat antara larutan dan suspensi. Campuran heterogen ini dapat terdiri dari dua zat atau lebih yang memiliki ukuran partikel koloid (10-7 s/d 10-5 cm) yang tersebar secara merata dalam zat lain.

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Diket}}}[/tex]  

Koloid

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ditanya}}}[/tex]  

Contoh koloid

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]  

Macam sistem koloid

Pengelompokkan macam – macam dari sistem koloid berdasarkan dari fase terdispersi dan medium pendispersi. Fase terdispersi adalah zat yang jumlahnya cenderung lebih sedikit dari pada medium pendispersi, sedangkan medium pendispersi adalah zat yang jumlahnya lebih banyak. Untuk fase terdispersi gas dan medium pendispersi gas tidak dapat menghasilkan koloid, hal ini dikarenakan ketika gas dan gas saling bercampur secara homogen.

a. Emulsi

Emulsi adalah salah satu sistem koloid yang dapat terbentuk dari fase terdispersi cair dan medium pendispersi padat atau cair.  

Jika medium pendispersinya adalah padat maka yang terbentuk adalah Emulsi padat, contohnya adalah jeli, mutiara, keju, mentega dan lain – lain. Sedangkan jika medium pendispersinya adalah cair yang terbentuk adalah emulsi, contohnya susu, mayones, santan, minyak ikan dan lain – lain.

b. Sol

Sol adalah salah satu sistem koloid yang dapat terbentuk dari fase terdispersi padat dan medium pendispersi padat atau cair.  

Jika medium pendispersinya adalah padat maka yang terbentuk adalah sol padat, contohnya adalah intan hitam, kaca berwarna, kaca rubi dan lain – lain. Sedangkan jika medium pendispersinya adalah cair yang terbentuk adalah sol, contohnya cat, selai, pati dalam air, tinta, sol sabun dan lain – lain.

c. Aerosol

Sistem koloid aerosol terdapat dua jenis yaitu aerosol dan aerosol padat. Aerosol adalah sistem koloid yang d
apat terbentuk dari fase terdispersi cair dan medium pendispersi gas, contohnya kabut, awan, hair spray, parfum dan lain – lain. Sedangkan aerosol padat adalah  adalah sistem koloid yang dapat terbentuk dari fase terdispersi padat dan medium pendispersi gas, contohnya asap dan debu.

d. Busa atau buih

Sistem koloid buih juga terdapat dua jenis yaitu buih dan buih padat. Buih adalah sistem koloid yang dapat terbentuk dari fase terdispersi gas dan medium pendispersi cair, contohnya buih sabun, krim kocok, buih detergen dan lain – lain. Sedangkan buih padat adalah sistem koloid yang dapat terbentuk dari fase terdispersi gas dan medium pendispersi padat, contohnya karet busa dan batu aung.

[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]  

Koloid jenis sol https://brainly.co.id/tugas/10683752 Adsorpsi https://brainly.co.id/tugas/63015 Koagulasi https://brainly.co.id/tugas/10683922

 

              [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{Semoga~Membantu}}\boxed{\bigstar}[/tex]              

              [tex]\boxed{\bigstar}\boxed{\bold{ionkovalen}}\boxed{\bigstar}[/tex]

[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]  

Mapel : Kimia

Bab : Koloid

Kelas : XI

Semester : 2

Kode : 11.7.11

#AyoBelajar

•>. Sistem koloid (selanjutnya disingkat “koloid” saja) merupakan suatu bentuk campuran (sistem dispersi) dua atau lebih zat yang bersifat homogen namun memiliki ukuran partikel terdispersi yang cukup besar (1 – 1000 nm), sehingga mengalami Efek Tyndall. Bersifat homogen berarti partikel terdispersi tidak terpengaruh oleh gaya gravitasi atau gaya lain yang dikenakan kepadanya; sehingga tidak terjadi pengendapan.

~> Misalnya, sifat homogen ini juga dimiliki oleh larutan, namun tidak dimiliki oleh campuran biasa (suspensi). Koloid dijumpai di mana-mana: susu, agar-agar, tinta, sampo, serta awan merupakan contoh-contoh koloid yang dapat dijumpai sehari-hari.

~> Aerosol yang memiliki zat pendispersi berupa gas. Aerosol yang memiliki zat terdispersi cair disebut aerosol cair (contoh: kabut dan awan) sedangkan yang memiliki zat terdispersi padat disebut aerosol padat (contoh: asap dan debu dalam udara).

Sol Sistem koloid dari partikel padat yang terdispersi dalam zat cair. (Contoh: Air sungai, sol sabun, sol detergen, cat dan tinta).

Emulsi Sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam zat cair lain, namun kedua zat cair itu tidak saling melarutkan. (Contoh: santan, susu, mayonaise, dan minyak ikan).

Buih Sistem Koloid dari gas yang terdispersi dalam zat cair. (Contoh: pada pengolahan bijih logam, alat pemadam kebakaran, beberapa jenis kosmetik, dan lainnya). Ada pula buih padat yang merupakan gas yang terdispersi dalam padat (Contoh: Styrofoam, batu apung, spons, marshmallow).

Gel sistem koloid kaku atau setengah padat dan setengah cair. (Contoh: agar-agar, Lem).

15. Tuliskan dan jelaskan 10 contoh koloid dalam kehidupan sehari – hari!​

Jawaban:

aerosol (asap ,debu, kabut, awan)

sol (deterjen,tinta,cat)

emulsi (susu,santan,minyak,dll)

buih (roti,batu apung,styrofoam,dll)

gel (agar”,minyak rambut,selai,dll)

Penjelasan:

Aerosol merupakan jenis sistem koloid dengan Fase terdispersi berwujud Padat atau Cair dan Fase Pendispersi berwujud Gas. Karena fase terdispersi dari aerosol bisa padat atau cair, maka aerosol terbagi menjadi 2 jenis yaitu:

Aerosol Padat

   Aerosol padat merupakan aerosol dengan Fase Terdispersi padat dan Fase pendispersi gas

Aerosol Cair

Aerosol cair merupakan aerosol dengan Fase Terdispersi cair dan Fase pendispersi gas

Sol merupakan jenis sistem koloid dengan Fase Terdispersi berwujud padat dan Fase pendispersi berwujud Cair

Emulsi merupakan jenis sistem koloid dengan Fase Terdispersi berwujud Cair dan Fase Pendispersi berwujud Cair juga. Khusus pada Emulsi syarat terbentuknya yaitu antara Fase Terdispersi dan Fase Pendispersi tidak saling melarutkan karena jika saling melarutkan akan menjadi Larutan bukan Koloid.

  Buih merupakan jenis sistem koloid dengan Fase Terdispersi berwujud  gas dan Fase Pendispersi berwujud Cair dan padat. Karena fase Pendispersi dari Buih bisa padat atau cair, maka Buih terbagi menjadi 2 jenis yaitu:

Buih Padat

Buih padat merupakan Buih yang dihasilkan dengan Fase Terdispersi gas dan Fase pendispersi padat

Buih Cair

Buih cair merupakan Buih yang dihasilkan dengan Fase Terdispersi gas dan Fase pendispersi Cair.

Gel merupakan jenis sistem koloid dengan Fase Terdispersi berwujud padat dan Fase pendispersi berwujud Cair. Wujud dari gel seperti halnya padatan namun tampak lunak, tetapi pada suhu tertentu dapat berbentuk fluida dan mengalir.

SEMOGA MEMBANTU 🙂

16. Peristiwa yang menunjukan sifat koloid sering kita temui dalam kehidupan sehari hari. Di antara peristiwa dalam kehidupan sehari hari berikut yang merupakan contoh dari sifat adsorpsi koloid adalah​

Jawaban:

Peristiwa yang menunjukan sifat koloid sering kita temui dalam kehidupan sehari hari. Di antara peristiwa dalam kehidupan sehari hari berikut yang merupakan contoh dari sifat adsorpsi koloid adalah​

Berikut adalah beberapa contoh adsorpsi koloid

1. Proses penjernihan air dengan menggunakan tawas

2. Proses penyembuhan sakit perut dengan menggunakan norit

3. Proses pencelupan wol untuk proses pewarnaan

Pembahasan:

Sifat-sifat Koloid

Efek Tyndall (Penghamburan cahaya) Efek tyndall dapat digunakan untuk memperbedakan dispersi koloid dan suatu larutan biasa. Penghamburan cahaya tyndall dapat menjelaskan buramnya dispersi koloid.

Gerakan Brown adalah gerakan acak partikel koloid dalam suatu medium pendispersi.

Adsorpsi adalah materi dalam keadaan koloid mempunyai luas permukaan yang sangat besar. Penyerapan partikel atau ion oleh permukaan koloid sehingga menyebabkan koloid menjadi bermuatan listrik.

Pelajari lebih lanjut:

Pembahasan terkait dengan koloid, sudah saya jelaskan sebelumnya cek link berikut ini,

Materi tentang contoh soal koloid brainly.co.id/tugas/6097613,

Materi tentang contoh soal koloid brainly.co.id/tugas/15854132

Materi tentang contoh soal koloid brainly.co.id/tugas/2847787

Materi tentang contoh soal koloid brainly.co.id/tugas/10779207

Detail Jawaban :  

Kelas : 11

Mapel : Kimia  

Bab : Sistem Koloid

Kode : 11.7.11

Kata kunci : koloid, adsorpsi

17. Contoh adsorpsi koloid dalam kehidupan sehari hari

pengunaan obat maag
pemutihan gula
itu aja yang ku ingat >.<

18. Sebutkanlah setidaknya 10 contoh koloid dalam kehidupan sehari-hari

tinta, kaca berwarna, asap, buih sabun, batu apung, susu, mutiara, kabut, asap.

19. tuliskan setidaknya 10 contoh koloid dalam kehidupan sehari hari

mayonais, susu, mentega, gelatin, jelly, kaca berwarna, tinta, dara
h, santan, dan cat.

20. contoh penerapan sifat koloid dalam kehidupan sehari-hari adalah…

1. terjadinya warna biru dilangit pada pagi hari dan warna jingga pada sore hari
2. sorot lampu mobil atau senter diudara yg berkabut
3. sinar matahari melalui celah2 daun pada waktu pagi yg berkabut
 maaf kalo salah :)1. peristiwa cuci darah
2. penggunaan alat cottrel
3. pengunaan norit pada diare
4 pemutihan gula tebu
5. pembuatan lateks dari getah karet
6. pengendapan pada cerobong asap

Video Terkait

Bagikan: