Di Antara Gugus Berikut Yang Tergolong Ester Adalah

Fatih.co.id

Di Antara Gugus Berikut Yang Tergolong Ester Adalah
Di Antara Gugus Berikut Yang Tergolong Ester Adalah

question di antara gugus berikut yang tergolong Ester adalah ….​

Daftar Isi

1. question di antara gugus berikut yang tergolong Ester adalah ….​

Jawab:

Gugus Karbonil adalah Gugus yang terdiri dari C yang berikatan rangkap 2 dengan O (C=O) gugus ini dimiliki oleh

1.keton (RCOR’)

2.ester (RCOOR’)

3.aldehida (RCOH)

semoga bisa membantu anda

marikita saling menghargai pendapat orangmahkota ✅✅✅

2. diantara gugus fungsi berikut ini yang mengandung gugus karbonil adalah.. 1.keton 2.ester 3.aldehida 4.alkohol

Gugus Karbonil adalah Gugus yang terdiri dari C yang berikatan rangkap 2 dengan O (C=O) gugus ini dimiliki oleh
1.keton (RCOR’)
2.ester (RCOOR’)
3.aldehida (RCOH)

maka jawabnnya adalah (A) 1,2,3 benar

3. senyawa ester memiliki gugus fungsi

mempunyai gugus fungsi. COO

4. zat yang tergolong ester adalah

Kategori: Senyawa 
Kelas: xi sma

Berdasarkan jenis asam dan alkohol penyusun, ester dapat dikelompokkan dalam 3 golongan, yaitu ester buah-buahan, lilin, serta lemak dan minyak. Berikut adalah ketiga golongan tersebut:1. Ester buah-buahanEster dari asam karboksilat suku rendah dengan alkohol suku rendah akan membentuk ester dengan 10 atau kurang atom C. Ester ini pada suhu kamar akan berbentuk zat cair yang mudah menguap dan memiliki aroma khas yang harum. Karena banyak ditemukan di buah-buahan atau bunga, ester jenis ini disebut sebagai ester buah-buahan. Contohnya adalah: Etil format beraroma rum, Isopentil asetat beraroma pisang, Etil butirat beraroma nanas, Metil salisilat beraroma sarsaparilla, Propil asetat beraroma pir, n-Oktil asetat beraroma jeruk manis, Metil butirat beraroma apel.2. LilinLilin atau wax adalah ester dari asam karboksilat berantai panjang dengan alkohol berantai panjang juga. Beberapa jenis lilin tersebut contohnya: Lilin lebah dari sarang lebah memiliki rumus C22,25H47,51COOC32,34H65,69;  Spermacet dari rongga kepala ikan paus memiliki rumus C15H31COOC16H33; Carnacauba dari daun palem Brazil memiliki rumus C25,27H51,55COOC30,32H61,65; Namun perlu diperhatikan bahwa lilin yang dimaksud di sini bukan lilin yang sering dipakai ketika mati lampu ya, karena lilin tersebut termasuk golongan hidrokarbon parafin, bukan ester.3. Lemak dan minyakLemak merupakan ester dari gliserol dengan asam-asam karboksilat suku tinggi. Lemak merupakan salah satu golongan ester yang paling banyak terdapat di alam. Adapun contoh lemak adalah lemak sapi, sedangkan contoh minyak adalah minyak jagung dan minyak kelapa. Apa yang membedakan lemak dan minyak? Lemak pada suhu kamar memiliki bentuk padat sedangkan minyak berbentuk cair, serta lemak bersumber dari hewan sedangkan minyak bersumber dari tumbuhan.

5. Senyawa yang merupakan isomer ester adalah senyawa yang mengandung gugus…

Ester struktur molekul
CnH2nO2
Sama dengan Asam Karboksilat

Review
Alkohol dan Eter CnH(2n+2)O
Aldehida dan Keton CnH(2n)O
Ester dan Asam Karboksilat CnH(2n)O2

6. proses pergantian gugus alkohol dari ester dengan alkohol lain disebut

disebut proses esterisasi

7. senyawa yang merupakan ester dari asam lemak dengan gliserol yang kadang kadang mengandung gugus lain disebut

Campuran yang jika bereaksi menghasilkan ester adalah asam karboksilat dan alkohol. Ester juga terbentuk dari reaksi antara gliserol dengan asam lemak yang memperoleh hasil samping berupa air. (reaksi terlampir)

Karbon adalah unsur dengan lambang C terletak dalam golongan IV A pada sistem periodik unsur, termasuk golongan unsur non logam. Kekhasan atom karbon yaitu, atom C mempunyai 4 elektron valensi. Keempat elektron valensi ini belum berpasangan dapat membentuk empat ikatan kovalen sesama atom C atau dengan atom yang lain. Ikatan sesama atom C dapat membentuk rantai karbon. Rantai karbon dapat membentuk rantai terbuka, tertutup, lurus, bercabang dengan ikatan tunggal atau rangkap.

Pembahasan

Ester merupakan senyawa turunan alkana dengan gugus funsgi – C OO – .

Senyawa hidrokarbon dibedakan antara alkana, alkena dan alkuna.

Alkana. Alkana merupakan senyawa hidrokarbon alifatis jenuh, yaitu senyawa hidrokarbon yang rantainya terbuka dan ikatan antar atom C merupakan ikatan tunggal. Senyawa kelompok ini memiliki afinitas kecil sehingga bersifat stabil atau kurang reaktif.Alkena. Alkena merupakan senyawa hidrokarbon alifatis tak jenuh yang mengandung sebuah ikatan rangkap dua (=). Senyawa alkena lebih reaktif dibandingkan alkana. Nama umum alkena berakhiran dengan ena.Alkuna. Alkuna merupakan senyawa hidrokarbon alifatis tak jenuh yang mengandung sebuah ikatan rangkap tiga (≡). Senyawa alkuna lebih reaktif dari pada alkana dan alkena. Nama alkuna secara umum berakhiran dengan una.

Untuk gugus alkananya adalah sebagai berikut :

   CH₄                          = metana

   CH₃ – CH₃                = etana

   CH₃ – CH₂ – CH₃      = propana

   CH₃ – (CH₂)₂ – CH₃   = butana

   CH₃ – (CH₂)₃ – CH₃   = pentana

   CH₃ – (CH₂)₄ – CH₃   = heksana

   CH₃ – (CH₂)₅ – CH₃   = heptana

   CH₃ – (CH₂)₆ – CH₃   = oktana

   CH₃ – (CH₂)₇ – CH₃   = nonana

   CH₃ – (CH₂)₈ – CH₃   = dekana

Senyawa turunan alkana merupakan suatu senyawa yang berasal dari golongan alkana dengan satu atau lebih atom H-nya diganti oleh atom atau gugus atom tertentu. Gugus fungsi adalah gugus atom pengganti atom H pada hidrokarbon (alkana) yang memiliki ciri khas dan mengakibatkan perbedaan sifat dari senyawa tersubstitusi tersebut. Senyawa hidrokarbon tersubstitusi dikenal dengan nama Senyawa Turunan Alkana senyawa turunan alkana merupakan suatu senyawa yang berasal dari golongan alkana dengan satu atau lebih atom H-nya diganti oleh atom atau gugus atom tertentu yang disebut dengan gugus fungsi. Gugus fungsi ini juga disebut sebagai gugus penentu sifat. Penggolongan senyawa hidrokarbon didasarkan pada gugus fungsinya.

Gugus fungsi tersebut adalah :

   R – OH → alkohol

   R – O – R’ → eter (alkoksi alkana)

   R – CO – H → aldehid (alkanal)

   R – CO – R’ → keton (alkanon)

   R – CO – OH → asam karboksilat (asam alkanoat)

   R – CO – O – R’ → ester (alkil alkanoat)

   R – X ( – F, – Cl, – Br, -I) → halo alkana (alkil halida)

Ester merupakan senyawa turunan alkana dengan gugus fungsi – COO –

Ester dapat dibuat dengan mereaksikan antara asam karboksilat dengan alkohol.

Pelajari lebih lanjut

1. Materi tentang senyawa hidrokarbon brainly.co.id/tugas/293010

2. Materi tentang gugus fungsi brainly.co.id/tugas/11988082

3. Materi tentang senyawa turunan alkana brainly.co.id/tugas/8111221

—————————–

Detil jawaban     Kelas: XIIMapel: Kimia Bab: Senyawa Turunan Alkana Kode: 12.7.4

Kata Kunci: senyawa hidrokarbon, alkana, gugus fungsi, ester, pembentukan ester

8. golongan senyawa berikut memiliki gugus karbonil yaitu ikatan rangkap antara atom karbon dan oksigen. kecuali golongan…A. EsterB. KetonC. AlkoholD. AldehidaE. Asam karboksilat​

Jawaban:

C. Alkohol

Penjelasan:

Gugus karbonil (ikatan rangkap CO) dimiliki oleh

Aldehid, Keton, Asam Karboksilat, dan Ester

Semoga membantu

Ester (alkil alkanoat)

Keton (alkanon)

Alkohol (alkanol) -> -O-H

Aldehida (alkanal)

Asam karboksilat (asam alkanoat)

Semuanya punya gugus karbonil kecuali alkohol

9. gugus fungsi eter,aldehida dan ester berturut-turut adalah

Gugus fungsi dari senyawa yang disebutkan antara lain:

Eter: R-O-R

Aldehida: R-COH

Ester: R-COO-R

Pembahasan

Atom atau kelompok atom yang paling menentukan sifat suatu senyawa dan merupakan ciri khas
dari suatu deret homolog kimia karbon disebut gugus fungsi. Jika etana (C2H6) memiliki deret homolog alkana, dan satu atom H-nya digantikan dengan gugus alkohol (—OH) maka menjadi C2H5OH. Maka, akan berdampak pada perubahan sifat senyawa (fisis dan kimia) dari etana ke etanol (C2H5OH). Kesimpulan: gugus fungsi akan membuat sifat dan struktur alkana berubah, tetapi masih dalam satu deret homolog.

Gugus fungsi —OH (alkohol atau alkanol)

Pada pembahasan di atas etana berbeda dengan etanol. Etanol termasuk ke dalam gugus alkohol karena mempunyai gugus fungsi —OH dalam rumus kimianya (C2H5OH). Seperti pada pelajaran sifat koligatif larutan, alkohol mudah menguap jadi sering digunakan untuk parfum.

Gugus fungsi —O— (eter atau alkoksialkana)

Disebut alkosialkana karena penggabungan dari kata: Al , oksi, alkana. Yang artinya (ambil contoh CH3—CH2—O—H3)

^^^Al = adalah rantai karbon sebelah kiri eter yaitu CH3—CH2 atau C2H5 (etil)

^^^O = eter (—O—)

^^^Alkana = adalah alkana yang atom H-nya menjadi gugus alkil yaitu CH3

Gugus fungsi —CHO (aldehida atau alkanal)

Disebut alkanal karena mempunyai gugus mirip dengan alkohol dan asam karboksilat, ada OH dan COOH-nya. Nah, dalam aldehida terdapat dalam formalin dan pengawetan mayat

Gugus fungsi —CO— (keton atau alkanon)

Gugus fungsi ini disebut keton karena mengandung atom karbon dan oksigen berjumlah satu (1). Karbon mewakili hurus Ke, dan oksigen mewaklili huruf ton dalam nama turunan alkana keton. Keton biasanya digunakan untuk pembersih kuku.

Gugus fungsi —COOH (asam karboksilat atau asam alkanoat)

Turunan alkana satu ini berbeda sama sekali karena nantinya dalam tata nama senyawa, hanya asam karboksilat-lah yang menggunakan nama depan asam serta menandakannya dengan huruf yunani alpha, beta, gamma, dan omega. Contohnya CH3COOH dalam asam cuka

Gugus fungsi —COOR (ester atau alkil alkanoat)

Disebut alkil alkanoat karena R mewakili alkil, dan COO mewakili alkanoat dalam gugus fungsinya. Nama ester hampir mirip dengan nama eter, jadi harus hati-hati ya dalam tata namanya nanti

Gugus fungsi —X (haloalkana atau alkil halida)

Turunan alkana satu ini mempunyai nama yang unik yaitu haloalkana, seolah-olah menyapa turunan alkana gitu lho. Ckckck. Gugus X dalam turunan alkana ini adalah atom-atom halogen (golongan VIIA). Alkil halida disebut juga monohaloalkana

Alkohol primer

Alkohol primer adalah alkohol yang gugus –OH nya terikat pada atom C yang mengikat satu atom C yang lain. Alkohol primer dapat teroksidasi menjadi aldehid, dan pada oksidasi tahap berikutnya aldehid akan menghasilkan asam alkanoat. Ciri-ciri alkohol primer adalah Namanya berakhiran 1-ol Gugus –OH selalu terikat pada CH2.

Alkohol Sekunder

Alkohol sekunder adalah alkohol yang gugus –OH nya terikat pada atom C yang mengikat dua atom C yang lain.<.li> Alkohol sekunder dapat teroksidasi menjadi alkanon. Ciri-ciri alkohol sekunder adalah Namanya tidak berakhiran 1-ol. Namanya tidak mengandung n-il-n-ol (nomor –il dan nomor –ol yang sama). Gugus –OH selalu terikat pada CH.

Alkohol Tersier

Alkohol tersier adalah alkohol yang gugus –OH nya terikat pada atom C yang mengikat tiga atom C yang lain. Alkohol tersier tidak dapat dioksidasi. Namanya mengandung n-il-n-ol (nomor –il dan nomor –ol yang sama). Gugus –OH selalu terikat pada C.Pelajari Lebih Lanjut Materi tentang  senyawa hidrokarbon https://brainly.co.id/tugas/18548832Materi tentang  hidrokarbon alkana https://brainly.co.id/tugas/403640Materi tentang senyawa alkena https://brainly.co.id/tugas/11270889Detil Jawaban

Kelas: 11

Mapel: Kimia

Bab:  1

Kode: 11.7.1

Kata kunci: hidrokarbon, gugus fungsi, benzena

10. Zat yang tergolong long ester

Rumus penentuan tata nama senyawa ester secara umum adalah:

(no.cabang) (nama cabang) (nama rantai induk)

Contoh:

CH3-CH2-COO-CH2-CH3: etil propanoat

CH3-CH2-CH2-CH2-COO-CH3: metil pentanoat

CH3-CH2-COO-CH2-CH(CH3)-CH3: 2-metil propil propanoat

Ester memiliki beberapa sifat, yaitu:

1. Sifat Fisis

Lebih polar dari eter tapi kurang polar dibandingkan alkohol

Semakin panjang rantainya, ester semakin tidak larut dalam air

Dalam ikatan hidrogen, ester berperan sebagai akseptor hidrogen, tapi tidak dapat berperan sebagai donor hidrogen

Lebih volatil dibandingkan asam karboksilat dengan berat molekuler yang sama

2. Sifat Kimia

Dapat mengalami hidrolisis

Dapat mengalami reaksi penyabunan

Reaksi-reaksi ester:

1. Hidrolisis

Ester terhidrolisis dalam suasana asam membentuk alkohol dan asam karboksilat. Reaksi hidrolisis ini merupakan kebalikan dari reaksi esterifikasi / pembentukan ester. Adapun reaksinya dapat ditulis sebagai:

CH3-COO-C2H5 + H2O → CH3COOH + C2H5OH

11. tentukan senyawa ester dengan gugus alkil etil dengan rumus molekul C7H14O2

Etilbutanoat

lihat gambar

12. senyawa organik berikut yang termasuk golongan senyawa ester adalah

Yang termasuk golongan senyawa ester adlh metil asetat

Maaf kalau salah

13. gugus fungsi erter,aldehida,dan ester berturut turut adalah

gugus fungsi eter, aldehida, dan ester berturut turut adalah

Eter : R – O – R’

Aldehida : R – CHO

Ester : R – COO – R’

Pembahasan

Gugus fungsi adalah gugus atom yang menentukan struktur dan sifat dari senyawa karbon tersebut. Terdapat 7 gugus fungsi senyawa karbon yaitu :  

a. Alkohol ( -OH)  

b. Eter (-O-)  

c. Aldehid (-CHO)  

d. Keton (-CO-)  

e. Asam karboksilat (-COOH)  

f. Ester (-COO-)  

g. Haloalkana  

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Eter}}}[/tex]  

Eter memiliki gugus fungsi R – O – R’ dan rumus umum molekulnya adalah CnH2n+2O

Tata nama Eter (IUPAC)

a. Nama IUPAC eter diambil dari nama alkana dengan mengganti akhiran “ana” menjadi “oksi” (alkoksi)

b. Rantai C yang memiliki C pendek sebagai alkoksi

c. Rantai C yang memiliki C panjang sebagai alkana  

d. Penomeran dimulai dari ujung yang terdekat dengan gugus fungsi

e. Urutan penamaan :

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Nama~Alkoksi}}}[/tex] – [tex]\boxed{\boxed{\bold{Nama~Alkana}}}[/tex]

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Sifat~Fisis}}}[/tex]

a. Mudah terbakar

b. Titik didih lebih rendah dari alkohol dengan jumlah atom C sama

c. Sukar larut dalam air

d. Berwujud cair

e. Memiliki bau menusuk

f. Mudah menguap

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Sifat~Kimia}}}[/tex]

a. Tidak bereaksi dg logam Na

b. Eter bereaksi dg PCl5 tidak menghasilkan gas HCl

R-O-R’  + PCl5 —> R – Cl + R’ – Cl + POCl3

c. Eter bereaksi dg HX (asam halida)

R-O-R’ + HI —> R-OH + R’- I ; jika R ≠ R’ , R’ = alkil rantai panjang

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Aldehida}}}[/tex]

Aldehida memiliki gugus fungsi R – CHO dan rumus umum molekulnya adalah CnH2nO.

Tata nama Aldehida (IUPAC)

a. Nama IUPAC aldehida diambil dari nama alkana dengan mengganti akhiran “a” menjadi “al” (alkanal)

b. Urutan pe
namaan aldehida

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Nomor~Cabang}}}[/tex] – [tex]\boxed{\boxed{\bold{Nama~Cabang}}}[/tex] – [tex]\boxed{\boxed{\bold{Nama~Alkanal}}}[/tex]

c. Rantai utama harus memuat gugus fungsi (-CHO)

d. Penomeran dimulai dari gugus fungsi (-CHO) dan gugus fungsi dimulai sebagai nomor satu (1)

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Sifat~Fisis}}}[/tex]

a. Umum berwujud cair pada suhu kamar kecuali metanal berwujud gas

b. Untuk aldehida C1 – C5 dapat larut dalam air, sedangkan aldehida C6 keatas sukar larut dalam air

c. Mudah larut dalam air

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Sifat~Kimia}}}[/tex]

a. Reaksi adisi aldehida dg H2 (Katalis Ni/Pt) menghasilkan alkohol primer

b. Aldehida mereduksi pereaksi Fehling menghasilkan endapan merah bata

c. Aldehida mereduksi pereaksi Tollens menghasilkan cermin perak

d. Reaksi Oksidasi aldehida (KMnO4 / K2Cr2O7) menghasilkan asam karboksilat

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Ester}}}[/tex]

Ester memiliki gugus fungsi R – COO – R’ dan rumus umum molekulnya adalah CnH2nO.

Tata nama Ester (IUPAC)

a. Nama IUPAC ester diambil dari nama alkana dengan mengganti akhiran “a” menjadi “oat” (alkanoat)

b. Urutan penamaan aldehida

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Nomor~Alkil}}}[/tex] – [tex]\boxed{\boxed{\bold{Nama~Alkanoat}}}[/tex]

c. R’ (Rantai atom C pendek) sebagai alkil

d. R ( Rantai atom C panjang) sebagai alkanoat

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Sifat~Fisis}}}[/tex]

a. Mudah menguap

b. Memiliki bau yang harum

c. Sedikit larut dalam air

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Sifat~Kimia}}}[/tex]

a. Hidrolisis Ester

R – COOR’ +  H2O —> R – COOH          +       R’ – OH

ester                air      as.karboksilat                 alkohol

b. Ester + Basa Kuat —> Garam Karboksilat + Alkohol

CH3 – COOCH3 + NaOH —> CH3 – COONa + CH3 – OH

[tex]\boxed{\boxed{\bold{Jawab}}}[/tex]

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan :

a. Eter

Eter memiliki gugus fungsi R – O – R’ dan rumus umum molekulnya adalah CnH2n+2O

b. Aldehida

Aldehida memiliki gugus fungsi R – CHO dan rumus umum molekulnya adalah CnH2nO.

c. Ester

Ester memiliki gugus fungsi R – COO – R’ dan rumus umum molekulnya adalah CnH2nO.

[tex]\mathbf{Pelajari~Lebih~Lanjut }[/tex]

Eter  https://brainly.co.id/tugas/14778802, https://brainly.co.id/tugas/20974508 Aldehida https://brainly.co.id/tugas/8919645, https://brainly.co.id/tugas/8907483 Hidrolisis ester https://brainly.co.id/tugas/21199591

———————————————-

[tex]\mathbf{Detil~Jawaban }[/tex]

Mapel : Kimia

Bab : Senyawa karbon

Kelas : XII

Semester : 2

Kode : 12.7.4

Kata kunci :  senyawa karbon, gugus fungsi, eter, aldehida, ester, tata nama senyawa karbon

14. Gugus fungsi ester, aldehida, dan keton berturut-turut adalah

Gugus fungsi eter, aldehida, dan ester berturut-turut adalah…

begin mathsize 14px style negative sign O minus sign semicolon minus sign C O O H semicolon minus sign C O minus sign end style

begin mathsize 14px style negative sign O H semicolon minus sign O minus sign semicolon minus sign C O O minus sign end style

begin mathsize 14px style negative sign O minus sign semicolon minus sign C H O semicolon minus sign C O O minus sign end style

begin mathsize 14px style negative sign O minus sign semicolon minus sign C H O semicolon minus sign C O O H minus sign end style

begin mathsize 14px style negative sign C O minus sign semicolon minus sign C O H semicolon minus sign O minus sign end style

Pembahasan Soal:

Eter ialah senyawa karbon dengan rumus molekul R bond O bond R apostrophe space, dengan R dan R’ merupakan gugus alkil, baik alkil sejenis atau tidak. Atom oksigen pada rumus molekul eter left parenthesis minus sign O minus sign right parenthesis space bertindak sebagai gugus fungsi.

Aldehid ialah senyawa karbon dengan rumus molekul R bond C H O space yang mengandung gugus karbonil. Gugus fungsinya pada senyawa aldehid adalah negative sign C H O point space

Ester adalah senyawa yang dapat dianggap turunan dari asam karboksilat dengan mengganti ion hidrogen pada gugus hidroksil oleh radikal hidrokarbon yang mempunyai rumus molekul R bond C O O bond R apostrophe space. Gugus fungsinya adalah negative sign C O O minus sign. space

15. Yang tergolong senyawa ester adalah ……

Jawaban:

alil heksanoat

benzil asetat

bronil asetat

etil asetat

metil fenilasetat

Penjelasan:

semoga membantu☺️

16. gugus fungss eter aldehida ester berturut turut adalah beserta jlnnya

itu gugus fungsi dan rumus umumnya

17. Golongan senyawa berikut nemiliki gugus karbonil, yaitu ikatan rangkap antara agom karbon dan oksigen, kecuali golongan.. A. Ester B. Keton C. Alkohol D. Aldehida E. Asam karbosilat

jawabannya: C yaitu alkohol

penjelasan :

ester : R-CO-OR’

keton : R-CO-R’

Alkohol : R-OH

Aldehid : R-CO-H

Asam karboksilat : R-CO-OH

gugus karbonil itu adalah gugus -CO-

18. Senyawa yang merupakan isomer ester adalah senyawa yang mengandung gugus…

asam karboksilat yg mempunyai gugus -COOH

19. gugusan fungsi alkohol ester berturut turut adalah

pelajaran: Kimia
kelas XII
kata kunci: senyawa turunan alkana

Soal:
Gugusan Fungsi alkohol Ester berturut- turut adalah…..

Jawab:
gugus fungsi alkohol yaitu R-OH
Contoh:
CH3-CH2-OH (etanol)

gugus fungsi Ester yaitu R- COOR’
contoh:
CH3- COOC2H5 (etil metanoat)

#salam kimia
#semangat

20. 40. Terdapat cirikhas pada golongan polifenol adalah..a. Gugus basa nitrogenb. Senyawa benzenac. Senyawa siklikd. Senyawa rangkap terdelokalisasie. Gugus ester​

Jawaban:

a. gugus basa nitrogen

Penjelasan:

semoga bermanfaat buat anda sobat

Video Terkait

Bagikan: