Lembaga Yang Bertugas Mengembangkan Iptek Di Bidang Kelautan Adalah

Fatih.co.id

Lembaga Yang Bertugas Mengembangkan Iptek Di Bidang Kelautan Adalah
Lembaga Yang Bertugas Mengembangkan Iptek Di Bidang Kelautan Adalah

Lembaga yang bertugas mengembangkan IPTEK dibidang kelautan ialah.​

Daftar Isi

1. Lembaga yang bertugas mengembangkan IPTEK dibidang kelautan ialah.​

Di bidang kelautan, lembaga yang memiliki tugas untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) adalah Lembaga Oseanografi Nasional (LON).

Pembahasan

Soal di atas sepertinya tidak lengkap karena seharusnya disertai juga dengan pilihan jawabannya. Berikut adalah soal yang lengkap:

Di bidang kelautan, lembaga yang memiliki tugas untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) adalah

A. Lembaga Elektronika Nasional (LEN)

B. Lembaga Oseanografi Nasional (LON)

C. Lembaga Geologi dan Pertambangan Nasional (LGPN)

D. Lembaga Metalurgi dan Material Nasional (LMN)

Maka dari itu, jawaban yang tepat adalah pilihan (B).
Pilihan (B) tepat karena LON adalah salah satu lembaga resmi yang ada di Indonesia yang memiliki tugas utama untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkaitan dengan bidang kelautan. Salah satu contoh dari kegiatan yang dilakukan oleh LON adalah melakukan konservasi terhadap biota laut yang ada di pulau Pari di Indonesia. Selain itu, LON juga melakukan penyempurnaan ekosistem pada beberapa laut di Indonesia yang dirasa sudah tidak memadai untuk menampung kehidupan laut yang ada di lau tersebut. Melalui kegiatannya, LON berhasil mengembalikan kelestarian dari hutan mangrove yang ada di Indonesia dan juga berhasil mengembalikan kelestarian laut dan keseimbangan ekosistem di beberapa laut besar di Indonesia.

Pelajari lebih lanjut

Materi tentang dampak positif globalisasi

https://brainly.co.id/tugas/2582463

Materi tentang tantangan Pancasila di era globalisasi

https://brainly.co.id/tugas/31752195

Materi tentang dampak globalisasi bagi ekonomi masyarakat

https://brainly.co.id/tugas/2195712

Detail jawaban

Kelas: 9

Mapel: PPKn

Bab: 3 – Dampak Globalisasi dalam Kehidupan

Kode: 9.9.3

#AyoBelajar 

2. Lembaga yang bertugas mengembangkan iptek di bidang kelautan ialah …..

Jawaban:

Lembaga yang bertugas mengembangkan iptek di bidang kelautan ialah …..

3. Lembaga yang bertugas mengembangkan IPTEK di bidang kelautan ialah

Jawaban:

Pusat penelitian Oseanografi

Penjelasan:

Pusat Penelitian Oseanografi merupakan satuan kerja di bawah Lembaga Ilmu Pengetahun Indonesia (LIPI) yang memiliki tugas melakukan penelitian-penelitian di bidang kelautan. Sebagai lembaga penelitian yang menjadi rujukan nasional di bidang kelautan, Pusat Penelitian Oseanografi LIPI dituntut untuk menghasilkan hasil-hasil kajian di bidang kelautan yang bermanfaat tidak hanya bagi sesama instansi kelautan, tetapi juga bermanfaat bagi perguruan tinggi, pemerintah pusat dan daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Maaf kalau salah

4. Lembaga yang bertugas mengembangkan iptek di bidang kelautan adalah

Jawaban:

Penjelasan:Pusat Penelitian Oseanografi merupakan satuan kerja di bawah Lembaga Ilmu Pengetahun Indonesia (LIPI) yang memiliki tugas melakukan penelitian-penelitian di bidang kelautan.

5. Lembaga yang menjadi tempat pengembangan iptek di Indonesia adalah ….

LIPI (lembaga ilmu pengetahuan indonesia) Tempat pengembangan iptek di Indonesia yaitu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia 🙂

6. sebutkan implementasi pancasila sebagai paradigma pembangunan dibidang pengembangan iptek

dalam pengembangan IPTEK dilandasi oleh jiwa perikemanusiaan dan berpedoman pada nilai nilai yg terkandung di dlm pancasila krn sila sila dalam Pancasila menunjukkan sistem etika yg dpt menjaga keutuhan bangsa sehingga dalam pengembangan IPTEK bisa bermanfaat serta mensejahterahkan kehidupan manusia bukan malah merugikan kehidupan orang banyak.

7. apakah tugas komite khusus asean dalam bidang iptek​

Jawaban:

komite ASEAN yang bertugas mengurus bidang IPTEK adalah komite COST atau Committee on Science and Technology. Dalam bahasa Indonesia, Komite Ilmu Pengetahuan & Teknologi.

Penjelasan:

maaf ya kalau salah

8. Bagaimana pengembangan kapasitas iptek kelautan. Please bantu dong!

Jawaban:

mamanfaat hasil laut secara maksimal, tidak mengambil hasil laut dalam jumlah banyak karena dapat menyebabkan kepunahan terhadap suatu spesies hewan yang ada dilaut.

Penjelasan:

IPTEK adalah singkatan dari ‘ilmu pengetahuan dan teknologi, yaitu suatu sumber informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan ataupun wawasan seseorang dibidang teknologi.

maaf kalau salah

9. Lembaga yang bertugas melaksanakan kegiatan sosial budaya disektor IPTEK adalah​

Jawaban:

Tugas mentri pertahanan……:)

10. Peran jamur dalam bidang kesehatan dan pengembangan iptek

Jamur  diteliti untuk mengembangkan medis dan iptek contoh pernanannya :  a.kandungan nutrisi yang banyak di  perlukan oleh tubuh b.melangsingkan bantu turunkan berat tubuh c.mencegah  infeksi virus HIV,kanker,diabetes karena memiliki zat aktif beta-glucan d.Teknologi bioproses pembibitan dan produksi jamur tiram untuk peningkatan nilai tambah pertanian
dsb

11. Indonesia mempunyai hasil laut yang kaya. oleh karena itu, bentuk pengembangan iptek yang sangat sesuai untuk memajukan hasil laut di indonesia ialah….

Jawaban:

membuat pasar yg berisi hasil laut , mengekspor hasil laut

Penjelasan:

maap kalau slh

12. Jelaskan prestasi Indonesia dalam mengembangkan Iptek pada era kemerdekaan di bidang teknologi transportasi

prestasi yang pernah diperoleh B.J Habibi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan tentang pesawat terbang beliau bersekolah diJerman dan disebut sebagai Mr.Crack yang berhasil menciptakan rumus Crack.

13. tuliskan 7 lembaga pemerintahan yang mengembangkan iptek lebih spesifik di indonesia!​

Jawaban:

1. Badan Informasi Geospasial (BIG)

2. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

3. Badan Standardisasi Nasional (BSN)

4. Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer.

5. Sistem dan Kontrol Otomotif

6. Pusat Teknologi Material

7. Pusat Penelitian Metrologi

Penjelasan:

1. Badan Informasi Geospasial (BIG) (sebelumnya bernama Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) adalah lembaga pemerintah nonkementerian Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang informasi geospasial.

2. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, juga disingkat BPPT, adalah Lembaga Pemerintah Nonkementerian Indonesia yang berada di bawah koordinasi Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia.

3. Badan Standardisasi Nasional merupakan Lembaga pemerintah non-kementerian Indonesia dengan tugas pokok melaksanakan tugas pemerintahan di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian di negara Indonesia.

4. Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer.

adalah lembaga yang melakukan aktifitas berhubungan seputar atmosfer
.

5. Sistem dan Kontrol Otomotif

6. Pusat Teknologi Material

7.Pusat Penelitian Metrologi

14. Batan adalah lembaga iptek yang memfokuskan diri pada bidang riset …..

ketersediaan pangan,energi

15. Lembaga yg bertugas melaksanakan kegiatan sosial budaya disektor iptek adalah

Jawaban:

LIPI ( Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia )

Penjelasan:

LIPI mempunyai tugas pokok membantu Presiden dalam menyelenggarakanpenelitian dan pengembangan, membina perkembangan, memberikan jasa, memberikan saran kepada Pemerintah tentang kebijaksanaan nasional di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

16. peranan jamur di bidang ekologi ekonomi kesehatan dan pengembangan iptek?

peranan jamur dalam bidang kesehatan contohnya penicillium menghasilkan macam2 antibiotik, dalam segi ekonomi jamur juga berperan dalam industri pangan contohnya rhizopus stolonifer(dalam roti dan tempe), untuk konsumsi sehari2 maupun pembudidayaan, dalam ekologi kemampuan jamur juga berfungsi untuk menguraikan materi organik yang ada di alam. iptek berperan untuk sumber pengetahuan baru dalam organisme fungi.

17. Tuliskan tujuh lembaga pemerintahan yang mengembangkan iptek lebih spesifik di Indonesia.

Penjelasan:

1. BADAN KOORDINASI SURVEI dan PEMETAAN NASIONAL(Bakosurtanal)

Kegiatan survei dan pemetaan setelah kemerdekaan Indonesia dilaksanakan atas dasar Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 1951 tentang Pembentukan Dewan dan Direktorium Pengukuran dan Penggambaran Peta. Selanjutnya, kegiatan survei dan pemetaan dipertegas lagi dengan Keputusan Presiden Nomor 263 tanggal 7 September 1965 tentang Pembentukan Dewan Survei dan Pemetaan Nasional (Desurtanal) serta Komando Survei dan Pemetaan Nasional (Kosurtanal) sebagai pelaksana. Dalam pembagian tugas Desurtanal tercantum kaitan antara pemetaan dengan inventerisasi sumber-sumber alam dalam rangka menunjang pembangunan nasional. Lingkup tugas Kosurtanal tidak hanya bersifat koordinasi terhadap kegiatan departemen-departemen yang memerlukan peta, tetapi juga mencakup fungsi pengelolaan bagi pemetaan.

Sementara itu, upaya untuk meyusun atlas nasional yang dilaksanakan oleh Panitia Atlas Nasional dilembagakan dalam Badan Atlas Nasional dengan Keputusan Presidium Kabinet Kerja No. Aa/D/37/1964. Berkenaan dengan meletusnya pemberontakan G30S/PKI serta penumpasannya disusul dengan konsolidasi keadaan yang memerlukan pemusatan segenap perhatian pemerintah yang menyerap banyak dana, maka negara tidak dapat menyediakan anggaran yang memadai untuk pemetaan sistematis, baik dari sumber angkatan bersenjata maupun dari sumber nasional lainnya. Pada periode pemerintahan Orde Baru dengan program pembangunan yang dituangkan dalam Pelita, dirasakan kebutuhan data dasar perpetaan makin mendesak.

Dalam periode ini, kegiatan Desurtanal dan Kosurtanal dirasa belum optimal karena:

o Desurtanal tidak dapat berkumpul secara teratur sehingga kurang berfungsi.

o Status Kosurtanal sebagai komando dianggap tidak lagi sesuai dengan kondisi dan jiwa orde baru.

Atas dasar alasan di atas, Kosurtanal menyampaikan rekomendasi dan mengusulkan perubahan Kosurtanal menjadi Bakosurtanal. Pada tanggal 17 Oktober 1969, dikeluarkan Keputusan Presiden Nomor 83 Tahun 1969 tentang Pembentukan Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal).

Dengan Keppres ini, pemerintah juga membubarkan Badan Atlas Nasional dan kegiatannya ditampung serta dilanjutkan oleh Bakosurtanal. Begitu pula fungsi Desurtanal menjadi Badan Penasehat yang menyatu dalam induk organisasi Bakosurtanal.

2. BADAN PENGKAJIAN dan PENERAPAN TEKNOLOGI(BPPT)

Proses pembentukan BPPT bermula dari gagasan Mantan Presiden Soeharto kepada Prof Dr. Ing.B.J. Habibie pada tanggal 28-Januari-1974.Dengan surat keputusan no. 76/M/1974 tanggal 5-Januari-1974, Prof Dr. Ing. B.J. Habibie diangkat sebagai penasehat pemerintah dibidang advance teknologi dan teknologi penerbangan yang bertanggung jawab langsung pada presiden dengan membentuk Divisi Teknologi dan Teknologi Penerbangan (ATTP) Pertamina.Melalui surat keputusan Dewan Komisaris Pemerintah Pertamina No.04/Kpts/DR/DU/1975 tanggal 1 April 1976, ATTP diubah menjadi Divisi Advance Teknologi Pertamina. Kemudian diubah menjadi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No.25 tanggal 21 Agustus 1978. Diperbaharui dengan Surat Keputusan Presiden No.47 tahun 1991.

Tugas Pokok:

o Melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengkajian dan penerapan teknologi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Fungsi:

o Pengkajian & penyusunan kebijakan nasional di bidang pengkajian dan penerapan teknologi

o Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas BPPT.

o Pemantauan, pembinaan dan pelayanan terhadap kegiatan instansi pemerintah dan swasta dibidang pengkajian dan penerapan teknologi dalam rangka inovasi, difusi, dan pengembangan kapasitas, serta membina alih teknologi.

o Penyelenggaraan pembinaan & pelayanan administrasi umum di bidang perencanaan umum, ketatausahaan, organisasi & tatalaksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan persandian, perlengkapan & rumah tangga.

3. BADAN STANDARISASI NASIONAL(BSN)

Unggul Priyanto (2014–sekarang)

Badan Standardisasi Nasional merupakan Lembaga pemerintah non-kementerian Indonesia dengan tugas pokok mengembangkan dan membina kegiatan standardisasi di negara Indonesia. Badan ini menggantikan fungsi dari Dewan Standardisasi Nasional (DSN). Dalam melaksanakan tugasnya Badan Standardisasi Nasional berpedoman pada Peraturan Pemerintah No. 102 Tahun 2000 tentang Standardisasi Nasional. Badan ini menetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang digunakan sebagai standar teknis di Indonesia. Badan Standardisasi Nasional dibentuk dengan Keputusan Presiden No. 13 Tahun 1997 yang disempurnakan dengan Keputusan Presiden No. 166 Tahun 2000 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pemerintah Non Departemen sebagaimana telah beberapa kali diubah dan yang terakhir dengan Keputusan Presiden No. 103 Tahun 2001, merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dengan tugas pokok mengembangkan dan membina kegiatan standardisasi di Indonesia.

18. Tuliskan 3 lembaga kemajuan IPTEK di bidang Ekonomi !​

Jawaban:

1.Pertumbuhan Ekonomi yang Semakin Tinggi. Dampak positif kemajuan iptek yang pertama di bidang ekonomi yaitu bisa meningkatkan

pertumbuhan ekonomi.

2.Produktifitas Dunia Industri Mengalami Peningkatan.

3. Adanya Kualifikasi Tenaga Kerja.

4. Kemudahan Pemasaran Bisnis.

5.Pemasaran Juga Bisa Lebih Luas

19. lembaga yang bertugas mengembangkan iptek di bidang kelautan ialan A. LEN B. LON C. LGPN D. LMN E. LBI

B. LON

Pembahasan

Lembaga yang bertugas mengembangkan iptek di bidang kelautan ialah LON opsi B.

LON merupakan singkatan dari Lembaga Oseanografi Nasional yang dibentuk pada tanggal 6 Agustus tahun 1
957 yg merupakan lembaga yang bertugas mengembangkan iptek di bidang kelautan.

Semoga membantu

Dalam bidang kelautan, lembaga yang memiliki tugas mengembangkan IPTEK ialah LON. Jadi jawabannya ialah B.

Pembahasan

LON merupakan singkatan dari Lembaga Oseanografi Nasional, dimana lembaga tersebut bertanggung jawab akan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kelautan. LON sendiri merupakan satuan kerja di bawah LIPI atau lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yang bertugas untuk melakukan penelitian-penelitian di bidang kelautan.

Contoh kegiatan yang dilakukan oleh LON ialah mengadakan konservasi terhadap biota laut di pulau Pari di Indonesia. Selain itu melakukan konservasi di pulau Pari, LON juga melakukan penyempurnaan ekosistem di beberapa laut Indonesia lainnya, dimana laut-laut tersebut dirasa sudah tidak memadai untuk menampung kehidupan laut yang terdapat pada laut tersebut. Hasil dari kegiatannya tersebut, LON berhasil mengembalikan kelestarian hutan mangrove yang ada di Indonesia. LON juga berhasil mengembalikan keseimbangan ekosistem dan kelestarian laut di beberapa laut besar di Indonesia.

Pelajari lebih lanjutMateri tentang LON https://brainly.co.id/tugas/27880425Materi tentang dampak positif globalisasi brainly.co.id/tugas/2582463Materi tentang dampak globalisasi bagi ekonomi masyarakat brainly.co.id/tugas/2195712

Detail jawaban

Kelas: 9

Mapel: PPKN

BAB: 3

Kode: 9.9.3

#TingkatkanPrestasimu

#SPJ3

20. Sebutkan 3 lembaga non pemerintah yang bergerak di bidang pengembangan iptek di Indonesia​.

Jawaban:

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), di bawah koordinasi Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tingg

Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL), di bawah koordinasi Menteri Riset dan Teknologi.

Badan Standardisasi Nasional (BSN), di bawah koordinasi Menteri Riset dan Teknologi.

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), di bawah koordinasi Menteri Riset dan Teknologi.

Video Terkait

Bagikan: