Perbedaan Koloid Suspensi Dan Larutan

Fatih.co.id

Perbedaan Koloid Suspensi Dan Larutan
Perbedaan Koloid Suspensi Dan Larutan

Apakah perbedaan antara larutan,koloid,dan suspensi

1. Apakah perbedaan antara larutan,koloid,dan suspensi

koloid = bisa dilihat dengan menggunakan mikroskop ultra
suspensi = bisa di lihat dengan menggunakan mikroskop biasa

2. Apa perbedaan antara larutan, koloid dan suspensi​

Jawaban:

larutan : hasil pencampuran antara zat terlarut dan zat pelarut

koloid : suatu bentuk campuran dua atau lebih zat yg bersifat homogen namun memiliki ukuran partikel terdispresi yg cukup besar

suspensi : campuran fluida yg mengandung partikel padat

3. Perbedaan koloid,suspensi,larutan

Larutan : 1 fase, homogen, ukuran partikel krg dari 1 nm, stabil, tdk dapat disaring
Koloid : 2 fase, sukar mengendap, ukuran partikel 1-100 nm, jika dilihat secara makroskopis homogen jika dilihat secara mikroskopis heterogen, dapat disaring dgn penyaring ultra
Suspensi : 2 fase, mudah mengendap, heterogen, ukuran partikel lbh dari 100 nm, dapat disaring

4. apa perbedaan larutan koloid dan suspensi?

Bila dua senyawa bercampur maka akan dihasilkan larutan, koloid dan suspensi. Perbedaan larutan, koloid, dan suspensi terletak pada ukuran pertikel dan bisa atau tidaknya disaring.

Pembahasan  

Perbedaan antara larutan, koloid, dan suspensi adalah sebagai berikut:

Larutan:terdiri dari zat terlarut dan pelarut, bersifat homogen, tidak bisa disaring, dan ukuran partikel lebih kecil dari 1 nm. Contoh: larutan gula, larutan NaCl, dan larutan etanol. Koloid: terdiri dari partikel-partikel yang terdispersi (zat yang jumlahnya lebih sedikit) dan pendispersi (zat yang lebih banyak), secara fisik terlihat seolah satu fase namun sebenarnya terdiri dari dua fase, memiliki ukuran antara 1 nm sampai dengan 100 nm, sukar mengendap, dan stabil. Contoh: mentega, susu, mayonaise, agar-agar, dan debu.Suspensi: bersifat heterogen, dapat disaring, memiliki ukuran partikel lebih b
esar dari 100 nm, dan bersifat tidak stabil. Contoh: air dicampur kopi dan air sungai yang keruh.

Dengan kata lain, perbedaan antara koloid dan suspensi terletak pada diameter partikel yang tersebar. Lebih lanjut, partikel suspensi lebih besar daripada partikel dalam  koloid.

Sebagai tambahan, berikut ini adalah sifat-sifat koloid:

Koagulasi: menggumpalkan/menggendapkan koloid. Penggumpalan koloid terjadi karena adanya pencampuran koloid yang muatannya berlawanan. Semakin besar muatan ion yang mengkoagulasikan, proses koagulasi semakin efektif. Sebagai contoh adalah pembentukan delta di muara sungai, penggumpalan getah karet menjadi lateks dengan menambahkan asam formiat (asam semut), proses penjernihan air dengan menggunakan tawas, dimana tawas akan menggumpalkan partikel koloid.Adsorpsi: proses penyerapan yang terjadi dipermukaan koloid. Partikel koloid bermuatan listrik karena permukaan partikel – partikel koloid dapat menarik partikel yang bermuatan listrik di sekitarnya, proses inilah yang disebut adsorpsi. Contohnya adalah obat diare (norit), proses pemutihan gula pasir, dan proses pewarnaan serat kain sutera.Dialisis: proses penghilangan ion- ion pengganggu. Contohnya adalah proses cuci darah.Elektroforesis: proses pergerakan koloid dalam medan listrik. Contohnya adalah alat Cottrel yaitu alat penyaring debu atau partikel koloid yang ditempatkan dicerobong asap pabrik.Efek Tyndall: efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid. Sebagai contoh, di bioskop saat ada sorot lampu yang mengenai debu, akan terlihat debu berterbangan di udara.Gerak Brown: gerak zig zag pada koloid.  

Adapun sistem Koloid dapat dikelompokkan sebagai berikut:

Nama Koloid    *Zat terdispersi   *Pendispersi     *Contoh

1. Sol                    padat                    padat           sol  belerang

2. Sol cair             padat                    cair             tinta, cat  

3. Aerosol            padat                     gas             debu, asap

4. Aerosol cair      cair                      gas              kabut, awan

5. Emulsi               cair                      cair              susu, santan

6. Emulsi Padat    cair                      padat           mutiara, keju

7. Buih                   gas                     cair               buih sabun, krim kocok

8. Buih padat        gas                     padat            karet busa, batu apung

Nah, pembuatan koloid dapat dibedakan menjadi dua, yaitu  

1. Cara dispersi atau cara fisika.

Adalah proses mengubah partikel- partikel kasar menjadi partikel koloid, yang mana terdiri atas

cara mekanik → contoh: pembuatan sol belerang digerus dengan gula pasir peptisasi adalah proses pembuatan sol Al(OH)₃ dengan menambahkan zat pemeptisasi/zat pemecah AlCl₃ dalam endapan Al(OH)₃cara busur bredig adalah proses pembuatan sol logam dengan cara mengalirkan listrik pada dua elektroda yang dicelupkan dalam air

2. Cara Kimia atau Cara Kondensasi.

Adalah penggabungan partikel- partikel halus menjadi partikel yang lebih kasar yang mana dilakukan melalui reaksi hidrolisis, reaksi redoks, dekomposisi rangkap atau pertukaran ion, dan penggantian pelarut.

Reaksi Hidrolisis: pembuatan sol Fe(OH)₃ dengan menambahkan air : FeCl₃ + 3 H₂O —> Fe(OH)₃ + 3HClReaksi Redoks: proses pembuatan sol belerang dengan mengalirkan gas H₂S : 2H₂S + SO₂ —> 2 H₂O + 3/2 H₂Dekomposisi rangkap atau pertukaran ion: contohnya adalah pembuatan sol AgCl : AgNO₃ + NaCl —> AgCl + NaNO₃penggantian pelarut contohnya larutan kalsium asetat dilarutkan dalam alkohol akan menghasilkan gel

Pelajari lebih lanjut  

1. proses koagulasi: brainly.co.id/tugas/22746358

2. sifat _ sifat koloid: brainly.co.id/tugas/2762952

3. jenis- jenis koloid: brainly.co.id/tugas/16057441

Detil jawaban

Kelas    : XI

Mapel   : Kimia

Bab       : Koloid  

Kode     : –

Kata kunci : perbedaan koloid dan suspensi

5. perbedaan sifat larutan, koloid dan suspensi…. !^_^

Suspensi merupakan campuran dimana paling sedikit satu komponen yang secara relatif mempunyai partikel besar yang akan saling tersebar dengan komponen lainnya.
Larutan merupakan suatu campuran dimana semua partikel baik pelarut maupun zat terlarut, ukuran partikelnya adalah sebesar molekul atau ion-ion. Partikel ini tersebar secara merata antara masing-masing dan mengahsilkan satu fase homogen.
Koloid merupakan campuran dari dua zat atau lebih dimana partikel terdispersinya berukuran 1 nm sampai 1000 nm.

6. Perbedaan suspensi,larutan dan koloid

  Larutan

sejati

a.       Penampakan

pada mikroskop homogen, tak dapat dibedakan walaupun menggunakan mikroskop

ultra

b.      Ukuran

partikel kurang dari 1 nm

c.       Terdiri

atas satu fasa

d.      Stabil

e.       Tidak

dapat disaring

f.       Transparan

jika ditembus cahaya

Contoh: larutan gula, larutan garam,

spirtus, bensin, dan larutan cuka

Ø  Koloid

a.       Secara

makroskopis homogen, tetapi jika diamati dengan mikroskop ultra bersifat

heterogen

b.      Ukuran

partikel antara 1 nm sampai 100 nm

c.       Campurannya

terdiri dari dua fasa

d.      Pada

umumnya stabil

e.       Tidak

dapat disaring, kecuali dengan penyaringan ultra

f.       Tidak

transparan oleh cahaya

Contoh: sabun, susu, santan, jeli, selai

Ø  Suspensi

a.       Penampakan

pada mikroskop heterogen

b.      Salah

satu atau semua partikelnya lebih besar dari 100 nm

c.       Campurannya

terdiri atas dua fasa

d.      Tidak

stabil

e.       Dapat

disaring

Contoh: air sungai yang keruh, campuran air degnan

pasir, dan campuran kopi dengan air

 

PEMBAHASAN LEBIH LANJUT:

 

Campuran ada dua macam, yaitu

campuran homogen (larutan sejati) dan campuran heterogen (suspensi). Di antara

dua campuran itu, ada satu jenis campuran yang menyerupai larutan sejati,

tetapi sifat-sifat yang dimilikinya berbeda sehingga tidak dapat digolongkan

sebagai larutan sejati maupun suspensi. Larutan itu adalah kaloid.

7. bagaimana kita dapat membedakan sistem koloid dari suatu larutan dan suspensi

koloid sangat berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari.

8. uraikan perbedaan koloid,suspensi,larutan

kimia ( perbedaan koloid, suspensi, dan larutan)- koloid: bentuk campuran yg keadaannya antara larutan dan suspensi. Contoh: santan
– suspensi: campuran heterogen yg dpt dibedakan antara komponen satu dgn yg lainnya. Contoh: air kapur.
– larutan: campuran yg terdiri dari 2/lebih zat kimia.

9. Apa perbedaan larutan koloid dan suspensi

Suspensi merupakan suatu campuran dimana paling sedikit satu komponen yang secara relatif mempunyai partikel besar yang akan saling tersebar dengan komponen lainnya. Contoh: pasir yang halus yang tersuspensi dalam air, salju yang ditiup ke udara, end
apan yang terbentuk pada campuran reaksi Larutan merupakan suatu campuran dimana semua partikel baik pelarut maupun zat terlarut, ukuran partikelnya adalah sebesar molekul atau ion-ion. Partikel ini tersebar secara merata antara masing-masing dan mengahsilkan satu fase homogen. Contoh: larutan NaCl, minuman ringan berkarbonat yang mengandung CO2 yang kuat (James E Brady. 1999. 572-573)   Koloid merupakan campuran dari dua zat atau lebih dimana partikel terdispersinya berukuran 1 nm sampai 1000 nm. (John W.Hill and Ralph H Petrucci. 2005: 365) Contoh: semprotan aerosol (cairan tersuspensi dalam gas), susu (tetesan kecil minyak dan padatan dalam air), mayones (tetesan kecil air dalam minyak) .

10. 4 perbedaan larutan,koloid, dan suspensi

4 perbedaan larutan,koloid, dan suspensi

Penjelasan:

Larutan

Campuran yang homogen dan tidak dapat diamati perbedaannya antara pendispersi dan dispersi.Ukuran larutan sangat kecil yaitu < 1 nm.Larutan terdiri dari 1 fase dan sangat stabil.Larutan tidak dapat dilakukan penyaringan dikarenakan ukuran yang terlalu kecil.

Koloid

Campuran yang homogen tetapi masih dapat diamati menggunakan alat microskop ultra.Ukuran partikel berkisar antara 1 – 100 nm atau lebih besar dari larutan.Koloid terdisi dari 2 fase dan relatif stabil.Masih dapat disaring menggunakan penyaring ultra.

Suspensi

Campuran yang heterogen serti tidak kontinu Ukurannya lebih besar dari koloid yaitu > 100 nm.Suspensi terdiri dari 2 fase, tidak stabil.suspensi dapat disaring dengan penyaring biasa.

Pembahasan

Pengertian Koloid

Koloid yaitu suatu sistem dispersi atau sebaran suatu sistem yang menunjukkan bahwa suatu zat terbagi halus dalam zat lain. Pada sistem koloid ada dua fase yaitu: zat yang terbagi atau didesperikan disebut fase terdispersi, fase intern, atau fase kontinu, sedangakan zat yang digunakan untuk mendisperdikan disebut fase pendispersi.

Pelajari lebih lanjut:

Pembahasan terkait dengan koloid, sudah saya jelaskan sebelumnya cek link berikut ini,

Materi tentang contoh soal koloid brainly.co.id/tugas/6097613,

Materi tentang contoh soal koloid brainly.co.id/tugas/15854132

Materi tentang contoh soal koloid brainly.co.id/tugas/2847787

Materi tentang contoh soal koloid brainly.co.id/tugas/10779207

Detail Jawaban :  

Kelas : 11

Mapel : Kimia  

Bab : Sistem Koloid

Kode : 11.7.11

Kata kunci : koloid, dispersi, kondensasi

11. apa perbedaan larutan, koloid, dan suspensi​

Jawaban: perbedaan paling mendasar dari larutan, koloid, dan suspensi adalah ukuran partikel nya. Larutan memiliki ukuran < 1 nm, koloit memiliki ukuran antara 1 – 100 nm, sedangkan suspensi memiliki ukuran > 100 nm

Penjelasan:

12. Perbedaan antara larutan koloid dan suspensi

larutan koloid adalah percampuran  dua fase antara dua zat atau lebih yang partikel-partikel zat yang berukuran koloid dan tersebar secara merata di dalam zat lain 
sedangkan suspensi adalah campuran heterogen yang terdiri dari partikel – partikel kecil padat atau cair yang terdispersi dalam zat cair atau gas
fuck you bibeh ,REALY MAKE IT

13. sebutkan perbedaan dari koloid, suspensi dan larutan ?

suspensi : mempunyai 2 fase, tidak stabil, ukuran partikel lebih besar.
larutan : mempunyai 1 fase dan stabil, ukuran partikel lebih kecil.
koloid : mempunyai 2 fase dan stabil, ukuran partikel sedang,yaitu sekitar 1-100 nm

14. Bagaimana membedakan koloid, larutan dan suspensi ?

Jawaban:

Perbedaan paling mendasar dari larutan, koloid, dan suspense adalah ukuran partikelnya. Larutan memiliki ukuran partakel < 1 nm. Koloid memiliki ukuran partikel antara 1 – 100 nm. Adapun suspensi memilki ukuran partikel > 100 nm. Koloid merupakan campuran yang keadaannya berada diantara larutan sejati dan suspensi.

Penjelasan:

maaf kalau salah ya

15. Apa perbedaan larutan suspensi dan koloid

semoga bisa membantu ya* Suspensi adalah campuran heterogen yang terdiri dari partikel – partikel kecil padat atau cair yang terdispersi dalam zat cair atau gas. Misalnya, tepung beras dilarutkan dalam air dan dikocok dengan kuat; Apabila campuran tersebut dibiarkan beberapa saat, campuran tersebut akan mengendap ke bawah.
*Koloid adalah suatu campuran zat heterogen (dua fase) antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat yang berukuran koloid (fase terdispersi/yang dipecah) tersebar secara merata di dalam zat lain. Dimana di antara campuran homogen dan heterogen terdapat sistem pencampuran yaitu koloid, atau bisa juga disebut bentuk (fase) peralihan homogen menjadi heterogen. 

16. Apa perbedaan antara larutan dengan koloid dengan suspensi? ​

Penjelasan:

larutan:hasil pencampuran antara zat terlarut dengan zat perlarut

koloid: suatu bentuk campuran dua atau lebih zat yg bersifat homogen namun memiliki partikel terdispresi yg cukup besar

suspensi: campuran fluida yg mengandung partikel padat

17. jelaskan persamaan dan perbedaan larutan dengan koloid koloid dengan suspensi

Jawaban:

PEMBAHASAN :

Koloid merupakan Sistem dispersi yang bersifat heterogen, tetapi stabil dan terlihat homogen. Adapun sistem dispersi adalah campuran antara fase terdispersi dengan medium pendispersi yang bercampur secara merata.

Sistem dispersi dibedakan menjadi tiga yaitu dispersi kasar (suspensi), dispersi halus (larutan), dan dispersi koloid.

Berikut perbedaan karakteristik antara suspensi, larutan dan koloid

DispersiKasar(Suspensi)Heterogen Dua FaseKeruh ada endapan Dapat disaring Tidak stabil

DispersiHalus(Larutan)Homogen Satu FaseTidak dapat disaring Stabil Jernih

DispersiKoloidTampak homogen Dua faseKeruh tanpa endapan Dapat disaringStabil

=> Terlihat Persamaan Suspensi dan Koloid ialah

Memiliki dua fase, namun pada koloid diperlukan mikroskop ultra untuk melihatnya Dapat disaring, namun pada koloid diperlukan kertas saring ultra jika ingin melihatnya.

18. Perbedaan dari koloid,larutan sejati dan suspensi

Perbedaan:

1.Partikel dalam koloid sering lebih besar dari partikel zat terlarut dalam suatu larutan.

2.Larutan adalah benar-benar homogen dibandingkan dengan koloid, yang juga bisa menjadi campuran heterogen.

3.Campuran koloid tampak buram atau transparan, tetapi larutan adalah transparan.

< p>4.Suspensi merupakan campuran heterogen, namun koloid bisa homogen atau heterogen.

5.Perbedaan utama antara suspensi dan koloid adalah diameter partikel yang tersebar; partikel dalam suspensi lebih besar dari partikel dalam koloid.

6.Partikel dalam suspensi dapat menetap di bawah pengaruh gravitasi, jika terganggu. Namun partikel dalam koloid tidak menetap dalam kondisi normal. Namun, dengan kekuatan tambahan endapan dapat diperoleh, seperti di sentrifugasi.

7.Partikel dalam suspensi tidak bisa melewati kertas saring, namun partikel koloid bisa.

8.Koloid dapat menghamburkan cahaya, dan suspensi tidak memancarkan cahaya. Oleh karena itu, koloid bisa buram atau tembus, tapi suspensi buram.

semogamembantu^_^

19. Apa perbedaan koloid,larutan dan suspensi

Sistem koloid

Perbedaan larutan, koloid, dan suspensi:
– larutan dan koloid bersifat homogen, sedangkan suspensi bersifat heterogen
– ukuran partikel dalam larutan lebih besar daripada koloid
– larutan memiliki satu fase sedangkan koloid dan suspensi memiliki dua fase
– larutan bersifat jernih sedangkan koloid dan suspensi bersifat keruh

20. Sebutkan perbedaan larutan,koloid dan suspensi?

Perbedaan larutan, koloid dan suspensi

Video Terkait

Bagikan: