Pidato Tentang Hari Besar Nasional

Fatih.co.id

Pidato Tentang Hari Besar Nasional
Pidato Tentang Hari Besar Nasional

pidato hari besar nasional

1. pidato hari besar nasional

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yth. Bapak/Ibu Kepala Sekolah
Yth. Bapak/Ibu Guru beserta para staff
Yth. Siswa/Siswi Sekolah (….)

Isi Pidato Hardiknas :

Hadirin yang saya hormati,

Tepat pada hari ini tanggal 2 Mei kita semua memperingati hari pendidikan nasional, pada hari ini juga kita sebagai warga negara yang menginginkan pendidikan itu sendiri semakin baik dan maju harus mulai diberlakukan dari diri kita sendiri.

Tentu jika para pendahulu kita para pahlawan susah payah untuk belajar menimba ilmu di sekolah rakyat maka hari ini kita yang sudah hampir dipastikan tercukupi segala ketersediaan dalam belajar harus lebih baik dalam belajar dan mengajar di bidang pendidikan.

Bayangkan jika setiap Guru maupun siswa yang sudah mulai mengerti dunia teknologi dimanfaatkan dengan baik oleh setiap siswa dan masyarakat itu sendiri, maka akan menciptakan orang-orang yang kreatif, cerdas dan berwawasan luas.

Hadirin yang saya cintai,

Marilah di hari pendidikan nasional ini kita renungkan sejenak dan mengheningkan cipta untuk para pejuang dan Guru-guru kita yang sudah mendahului kita, betapa berharganya ilmu-ilmu yang mereka ajarkan pada kita sehingga yang awalnya tidak mengetahui apa-apa menjadi lebih tahu segalanya.

Untuk itu marilah kita jadikan hardiknas tahun ini sebagai awal yang baru untuk diri kita sendiri dalam belajar dan mengajar, agar tidak ada lagi kebodohan serta ketidaktahuan akan pendidikan.

Penutup Pidato Hardiknas :

Hadirin yang saya hormati,

Cukup sekian pidato singkat hari pendidikan yang saya sampaikan, semoga dapat menjadi manfaat serta dapat menjadi motivasi kita semua dalam
belajar dan mengajar, mohon maaf jika ada salah kata.. Selamat Hari Pendidikan NasionalPembukann Pidato Hari Kartini

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Nuwun, para rawuh sedaya, para remaja putri ingkang kawula kurmati. Saderengipun, sumangga kita sesarengan muji syukur ing pangarsanipun Gusti ingkang Akarya Jagad, awit sih nugraha ingkang kaparengaken dhumateng kita sedaya, saengga ing siang/dalu menika kita sedaya saged sesarengan makempal ing papan saha wekdal menika kanthi raharja mboten kirang satunggal menapa.

Salajengipun, kula minangka ketua panitia penyelenggara pengetan Hari Kartini ngaturaken agenging panuwun dhumateng panjenengan para rawuh ingkang sampun nglonggaraken wekdal kersa rawuh undangan ingkang sampun lumantar dhumateng panjenengan sedaya.

Isi Pidato Hari Kartini

Para rawuh sedaya, sampun kita mangertosi bilih Raden Ajeng Kartini miyos nalika tanggal 21 April 1879 ing Jepara. Pramila ing tanggal 21 April menika kita pangeti minangka dinten lairipun Raden Ajeng Kartini. Kangge mengeti perjuanganipun Raden Ajeng Kartini ingkang sampun ngangkat drajatipun wanita Indonesia ngantos saged sami kaliyan drajating priya.

Rikala gesangipun Raden Ajeng Kartini, para wanita Indonesia tansah wonten ing pingitan. Para wanita mboten dipun keparengaken sekolah. Boten kepareng gadhah padamelan sami kaliyan priya. Nanging samenika, para wanita sampun sami drajatipun kaliyan kaum priya.

Asil perjuanganing Raden Ajeng Kartini pranyata saestu saged kaleksanan, samenika sampun kathah para wanita ingkang lenggah ing jabatan penting dados ketua utawi pemimpin, kados Ibu Megawati Sukarnoputri Presiden Republik Indonesia ingkang kaping gangsal.

Saupami Raden Ajeng Kartini taksih sugeng temtu remen priksa kawontenan kaum wanita ing wanci menika. Hak-hakipun, sami kaliyan para priya. Emansipasi ingkang dipunkersakaken R.A Kartini inggih menika ngagenging haking panggesangan sami antawisipun priya kaliyan wanita, menawi priya saged sinau ing pawitan luhur, wanita inggih dipun parengaken. Wanita mboten naming ing pawon.

Penutup Pidato Hari Kartini

Para rawuh sedaya ingkang kula kurmati, menawi para wanita sampun sami nyambut damel kangge majengaken negari tuwin agami, nanging mboten kesupen wanita gadhah jejibahan anggulawentah putra ing kulawarga lan ugi makarya minangka tandha darma bektinipun dhateng negari.

Pamung menika ingkang saged kula aturaken, mboten kesupen kula ngaturaken agunging panuwun, dhumateng para rawuh ingkang sami nyyengkuyung pangetan menika kanthi biyantu arupi menapa kemawon. mugi sedaya wau pikantuk piwales ingkang murwat saking Gusti Ingkang Akarya Jagad.

Menawi anggen kula matur wonten kalepatan saha solah bawa ingkang kirang mranani penggalih panjenengan sedaya, kula nyuwun pangapunten.Nuwun

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

2. Pidato persuasif tentang hari besar nasional

Jawaban:

Pembukaan Pidato :

Salam,

Bapak-bapak dan Ibu-ibu

Pada hari ini kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa kita dapat berkumpul di sini untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke- (…).

Isi Pidato :

Di hari yang sangat berbahagia ini, saya ingin berbagi sedikit renungan kepada bapak dan ibu sekalian, mengenai nilai baik yang dapat kita ambil dari masyarakat negara lain yaitu jepang. Bahwa “Nilai itu adalah bagaimana mewujudkan suatu target”. Kita semua tentunya harus bekerja karena dengan begitu kita dapat hidup. Akan tetapi pandangan orang lain terhadap pekerjaannya ada yang berlainan. Ada yang menganggap bahwa pekerjaannya adalah hukuman, sehingga banyak yang berkata “ I Hate Monday”, tetapi ada juga yang menganggap pekerjaannya adalah hobi, sehingga seorang profesor di jepang sangat menganjurkan agar kita mencintai pekerjaan kita sehingga terlihat seperti hobi kita sendiri.

Saya sendiri suka menonton film dan kali ini akan mengajak bapak dan ibu membicarakan satu film, yaitu “Episode Project X”. Dimana dalam satu kesempatan ada satu filosofi seorang peneliti jepang yang berkesan di hati saya. Apa arti pekerjaan atau penelitian bagi anda? Beliau mengibaratkan ide atau kreativitas itu sebagai anak. Saat kita di beri karunia anak, kita sangat bersyukur pastinya. Anak itu kita rawat dengan kasih sayang. Kalau baik kita puji. Kalau nakal kita ingatkan. Tiap hari kita mencucurkan keringat, bekerja agar kita bisa menghidupi anak dan istri kita.

Selang beberapa puluh tahun, barulah kita melihat jerih payah kita tersebut. Tentunya kita akan sangat berbahagia jika anak kita berhasil di sekolah, ber akhlak baik. Sama halnya dengan ide atau kreativitas. Di dalam film tersebut beliau menyampaikan bahwa :

“cintailah ide itu seperti engkau mencintai anakmu sendiri”.

Bapak dan ibu,

Bangsa kita tidaklah kalah dengan bangsa Jepang maupun bangsa lain. Banyak rekan kita yang berprestasi di forum internasional. Jadi, secara potensi kita tidak kalah. Hanya saja ada satu kekurangan yang saya rasakan. Kita tidak terlalu tekun dalam mencapai suatu sasaran.

Di Indonesia seringkali kegiatan dilakukan secara mendadak dan kurang terencana dengan baik. Sehingga hasil yang dicapai pun tidak optimal dan hanya mengejar formalitas belaka. Barang kali hal ini terjadi karena kita kurang mencintai kegiatan atau pekerjaan itu. Tentunya hal ini dapat kita kurangi kalau kita dapat menumbuhkan kecintaan kita terhadap pekerjaan kita.

Penutup Pidato :

Bapak dan ibu yang terhormat,

Sebagai penutup saya ingin mengutip pesan yang pernah saya dengar dari guru saya. Kata beliau, “Kita memiliki dua buah jam. Yang satu jam harian, yaitu jam yang sering kita pakai sehari-hari di tangan. Dan yang satu lagi adalah jam kehidupan”. Kalau ingin tahu jam kehidupan maka bagilah usia anda dengan tiga. Umumnya usia kita berada pada kisaran 24 sampai 36. Kalau dibagi 3, berarti jam kehidupan kita disini, antara 8 sampai 12. Jam 8 sampai jam 12 adalah masa-masa kita melakukan aktifitas kehidupan fase pertama, pada jam tersebut bapak dan ibu akan sangat aktif dalam bidang pekerjaan.

Sama juga dengan kehidupan kita. Usia 24 sampai 36 adalah usia dimana otak kita masih encer dan dengan mudah menerima ilmu pengetahuan baru. Ini adalah usia saat kita mencari bentuk dan merintis karir kehidupan kita. Semoga di usia yang amat berharga ini, kita dapat berhasil merintis format karir kita di masa yang akan datang.

Wassalamualaikum wr. Wb.

Penjelasan:

3. buatlah pidato tentang hari besar nasional

Hadirin yang saya hormati.
Pada kesempatan yang baik ini marilah kita bersyukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat, ni’mat dan taufiq serta hidayah-Nya yang telah diberikan kepada kita sehingga pada kesempatan hari ini kita dapat berkumpul dan berjumpa pada acara peringatan Hari Pahlawan 10 November.

Hadirin yang berbahagia.
Pidato yang akan saya sampaikan kali ini adalah pidato tentang Hari Pahlawan yang bertepatan pada tanggal 10 November hari ini. Dimana peristiwa tersebut terjadi di Surabaya yang setiap tahun kita peringati.

Dalam memperingati hari pahlawan ini marilah kita isi dengan pembangunan baik rohani maupun jasmani dan juga kita isi dengan hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat dan juga negara Indonesia. Kita juga harus mentaati peraturan pemerintah dan tunduk pada negara.

Hadirin yang saya hormati.
Tentang tunduk dan taat pada negara adalah suatu kewajiban bagi warga negara baik dalam keadaan menyenangkan maupun menyusahkan selama tidak merusak aturan.
Dalam urusan taat kepada pemimpin kita tidak boleh memandang k
epada orangnya hingga diumpamakan pemimpin itu adalah seorang yang tidak tepat untuk memimpin.Contoh Naskah Pidato Peringatan 17 Agustus :

Pembukaan Pidato :

Salam,

Bapak-bapak dan Ibu-ibu
Pada hari ini kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa kita dapat berkumpul di sini untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke- (…).

Isi Pidato :

Di hari yang sangat berbahagia ini, saya ingin berbagi sedikit renungan kepada bapak dan ibu sekalian, mengenai nilai baik yang dapat kita ambil dari masyarakat negara lain yaitu jepang. Bahwa “Nilai itu adalah bagaimana mewujudkan suatu target”. Kita semua tentunya harus bekerja karena dengan begitu kita dapat hidup. Akan tetapi pandangan orang lain terhadap pekerjaannya ada yang berlainan. Ada yang menganggap bahwa pekerjaannya adalah hukuman, sehingga banyak yang berkata “ I Hate Monday”, tetapi ada juga yang menganggap pekerjaannya adalah hobi, sehingga seorang profesor di jepang sangat menganjurkan agar kita mencintai pekerjaan kita sehingga terlihat seperti hobi kita sendiri.

Saya sendiri suka menonton film dan kali ini akan mengajak bapak dan ibu membicarakan satu film, yaitu “Episode Project X”. Dimana dalam satu kesempatan ada satu filosofi seorang peneliti jepang yang berkesan di hati saya. Apa arti pekerjaan atau penelitian bagi anda? Beliau mengibaratkan ide atau kreativitas itu sebagai anak. Saat kita di beri karunia anak, kita sangat bersyukur pastinya. Anak itu kita rawat dengan kasih sayang. Kalau baik kita puji. Kalau nakal kita ingatkan. Tiap hari kita mencucurkan keringat, bekerja agar kita bisa menghidupi anak dan istri kita.

Selang beberapa puluh tahun, barulah kita melihat jerih payah kita tersebut. Tentunya kita akan sangat berbahagia jika anak kita berhasil di sekolah, ber akhlak baik. Sama halnya dengan ide atau kreativitas. Di dalam film tersebut beliau menyampaikan bahwa :
“cintailah ide itu seperti engkau mencintai anakmu sendiri”.

Bapak dan ibu,

Bangsa kita tidaklah kalah dengan bangsa Jepang maupun bangsa lain. Banyak rekan kita yang berprestasi di forum internasional. Jadi, secara potensi kita tidak kalah. Hanya saja ada satu kekurangan yang saya rasakan. Kita tidak terlalu tekun dalam mencapai suatu sasaran.

Di Indonesia seringkali kegiatan dilakukan secara mendadak dan kurang terencana dengan baik. Sehingga hasil yang dicapai pun tidak optimal dan hanya mengejar formalitas belaka. Barang kali hal ini terjadi karena kita kurang mencintai kegiatan atau pekerjaan itu. Tentunya hal ini dapat kita kurangi kalau kita dapat menumbuhkan kecintaan kita terhadap pekerjaan kita.

Penutup Pidato :

Bapak dan ibu yang terhormat,

Sebagai penutup saya ingin mengutip pesan yang pernah saya dengar dari guru saya. Kata beliau, “Kita memiliki dua buah jam. Yang satu jam harian, yaitu jam yang sering kita pakai sehari-hari di tangan. Dan yang satu lagi adalah jam kehidupan”. Kalau ingin tahu jam kehidupan maka bagilah usia anda dengan tiga. Umumnya usia kita berada pada kisaran 24 sampai 36. Kalau dibagi 3, berarti jam kehidupan kita disini, antara 8 sampai 12. Jam 8 sampai jam 12 adalah masa-masa kita melakukan aktifitas kehidupan fase pertama, pada jam tersebut bapak dan ibu akan sangat aktif dalam bidang pekerjaan.

Sama juga dengan kehidupan kita. Usia 24 sampai 36 adalah usia dimana otak kita masih encer dan dengan mudah menerima ilmu pengetahuan baru. Ini adalah usia saat kita mencari bentuk dan merintis karir kehidupan kita. Semoga di usia yang amat berharga ini, kita dapat berhasil merintis format karir kita di masa yang akan datang.

Wassalamualaikum wr. Wb.

maaf pidato tdk ada yg pendek

4. Kalimat yang tepat digunakan dalam pidato ketua panitia pada sebuah kegiatan peringatan hari besar nasional adalah

Kalimat yang mau di ucapkan kepada orang umum harus sesuai dan singkat padat dan jelas agar para pendengar paham dengan isi pidato yang disampaikan.

5. Buatlah pidato tentang peringatan hari besar nasional. Pidato harus dalam bentuk bahasa Inggris.

Hari Pahlawan

Assalamualaikum, wr. wb.

The honorable ones the principle of SMA Negeri 01 Tanjung, all teachers and administration staff of SMA Negeri 01 Tanjung and all my friends from X till Xii.

Before I begin to give a speech, I would like to invite you to thank to Allah the Almighty, Who has given us Mercy and Blessing, so we can meet together in this blessing place. And also I don’t forget to deliver sholawat and salam to our prophet Muhammad SAW, Who has brought us from the darkness to the brightness, so we are always in the right way.

Ladies and gentlemen

Today, November the tenth, we commemorate the national hero. Today, November the tenth, we commemorate the day when our forefathers devoted thought and effort to maintain our country independence. Today, November the tenth, the heroes who died in battle shed blood, sweat and tears to fly the red-white flag, the flag of Indonesia. Today, November the tenth, we remember the heroic battle of Surabaya.

Many heroic stories were born on that day. It was the day when the first battle after the proclamation of Indonesia independence. It was the day where all citizens joined a fight to depend the city of Surabaya from the Dutch that wanted to re-colonize Indonesia once more. It was the day when Surabaya was surrounded by the Allies to kneel under the Dutch colonization once more.

Many heroic stories were born on that day. It was the day when Bung Tomo, national armies and volunteers with limited weapons fight against the allies of 30,000 troops armed with tanks, airplanes, and warships. It was the day when 16.000 fighters fall after three weeks battle. It was the day that will never be forgotten. It was the day that will always be remembered. It was the day of our National Heroes.

My friends,

Today, November the tenth, we commemorate the national hero. Today, November the tenth, we remember all the sacrifices of forefathers in depending this nation. Today, November the tenth, we will continue their fight to create a great nation as it was dreamed by them. Today, November the tenth, let’s we have a moment of silence to thank, to remember, and to pray so they may rest in peace in the nirvana.

Not much that I can say to day, just a few of words above that I can deliver to you at this moment, thank a lot for your attention and I also ask forgiveness for my mistakes, and the last I say:

Wasalamualaikum wr. wb. 

6. pidato hari besar nasional hari pahlawan plss dibantu y

Contoh Naskah Pidato Singkat Hari Pahlawan

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hadirin yang saya hormati.
Pada kesempatan yang baik ini marilah kita bersyukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat, ni’mat dan taufiq serta hidayah-Nya yang telah diberikan kepada kita sehingga pada kesempatan hari ini kita dapat berkumpul dan berjumpa pada acara peringatan Hari Pahlawan 10 November.

Hadirin yang berbahagia.
Pidato yang akan saya sampaikan kali ini adalah pidato tentang Hari Pahlawan yang bertepatan pada tanggal 10 November hari ini. Dimana peristiwa tersebut terjadi di Surabaya yang setiap tahun kita peringati.

Dalam memperingati hari pahlawan ini marilah kita isi dengan pembangunan baik rohani maupun jasmani dan juga kita isi dengan hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat dan juga negara Indonesia. Kita juga harus m
entaati peraturan pemerintah dan tunduk pada negara.

Hadirin yang saya hormati.
Tentang tunduk dan taat pada negara adalah suatu kewajiban bagi warga negara baik dalam keadaan menyenangkan maupun menyusahkan selama tidak merusak aturan.
Dalam urusan taat kepada pemimpin kita tidak boleh memandang kepada orangnya hingga diumpamakan pemimpin itu adalah seorang yang tidak tepat untuk memimpin.

Hadirin yang saya hormati.
Demikianlah pidato singkat yang bisa sampaikan, semoga kita dapat terus memperingati dan tidak akan lupa dengan jasa-jasa para pahlawan kita yang sudah mendahului kita. Semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat bagi kita semua dan apabila ada salah-salah kata mohon dimaafkan.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.ini jawabannya maaf kalau salah

7. buat pidato bahasa jawa tema hari besar nasional dengan singkattolong di jawab​

Jawaban:

Assalamualaikum WR.WB

Ingkang kula urmati kepala sekolah SMPBatur 1

Ibu utawi Bapak Guru ingkang kula bakteni

Rencang-rencang lan adik-adik kelas ingkang kula tresnani

Puji syukur marang gusti Allah SWT, kanthi pengarep-arep muga-muga samubarang sing wus kerancang lumaku kanthi lancar saengga kula lan panjenengan saged makempal ing papan panggenan, menika ing kalondhangan niki kula badhe nyandharaken sesorah ngengingi “Dinten Pahlawan”.

Menawi kita emut dhateng perjuangan para pahlawan tahun 1945, semangat kang sampun di wekdalake kangge kamar dikan, ingkan sampun berjuang mbebasaken Indonesia saking penjajah, mujudake kaseng sara sampun dados kemakmuran, sumangga kita ndongakaken kangge jasa-jasane kang sampun perjuangaken kamardikan kita kudu semangat sesarengan mbangun Indonesia sejahtera Insya Allah gegayuhan Bangsa Indonesia mujudaken kawontenan masyarakat ingkang adil lan makmur.

Cekap semanten atur kula matur nuwun sampun ngelancaraken acara niki menawi wonten lepating atur kula nyuwun pangapunten sing kathah. Nuwun

Wassalamualaikum WR.WB

8. buat pidato bahasa jawa tema hari besar nasionaltolong di jawab kak​

Sugeng ndalu para hadirin, saged dipunreksa kanggo manggihan pidhato kalawan teman Hari Besar Nasional. Ing teman iki, kula pengin nguripaken basa Jawa, kadhung saking tegese kang sarjana lan nginggilake budaya kita.

Saben taun, kita dhatengi Hari Besar Nasional sing penting, kanggo ngrangsang semangat persatuan lan kesatuan antar wong Jawa, kanggo nyumbangake ing pangertenipun negara kita. Kita wajib seneng, ngrasa syukur lan ngaturaken rasa hormat kanggo wong-wong sing tekun lan gugah semangat kanggo nyumbangake ing ngembangake kemajuan negara kita.

Kita wajib matur nuwun kanggo wong Jawa saka loro dumadi sing wis nglebokaken negara kita. Ing ngarepe punika, kita wajib menghargai sarta mengapresiasi karya sarta prestasi wong-wong Jawa, saka seni, sastra, teknologi, olahraga, sarta lanang-lanang sing ngukuhake pangertenipun Indonesia.

Kita bisa sami kula, wong Jawa, sarta kita bisa nglampahi tantangan-tantangan kang saiki kita hadapi. Ing pandemi iki, kita kedah matur nuwun kanggo para tenaga medis sing gawe lanang-lanang kanggo ngatasi pandemi iki. Ing pandemi iki, kita kedah nglampahi tantangan kanggo nglawan pandemi sing akeh, nglawan keserakahan, sarta nglawan ketidakadilan. Kita kedah kerjo sami-sama, ngadegake kesatuan, sarta ngadepi tantangan iki saka kita mulang.

Saben taun, kita wajib seneng lan bangga nganti wong Jawa bisa nglampahi tantangan sarta ngembangaken kemajuan kita, sarta saben taun kita kedah maringi dukungan lan semangat kanggo wong-wong Jawa sing ninggalaken kita.

Mugi-mugi Hari Besar Nasional iki bisa ngerangsang semangat sarta rasa syukur kanggo kemajuan sarta pangertenipun Indonesia. Mugi-mugi kita saben taun bisa nglampahi tantangan lan ngembangaken negara kita, sarta mugi-mugi wong Jawa kedah tetep nguri-uri budaya lan adat-istiadat kita.

Mugi-mugi kita kabeh, wong Jawa, bisa nglampahi tantangan kita sarta ngembangaken Indonesia kita. Matur nuwun, salam sejahtera!

9. buatlah naskah pidato bertema hari besar nasional

Assalamualaikum Wr. Wb.

Kepada Bapak Kepala Sekolah yang saya hormati, Bapak wali kelas yang saya hormati, juga dewan guru yang saya hormati, tak lupa juga kepada rekan-rekan kelas 3 yang saya cintai.

Pertama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kita kehadirat Allah SWT. Yang telah memberikan nikmatnya berupa kesehatan sehingga pada kesempatan kali ini kita bisa berkumpul disini dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda.

Rekan-rekan dan hadirin yang saya cintai.
Jika kita melihat kenyataan sekarang, orang-orang yang dimanjakan oleh zaman. Kemajuan tekhnologi yang semakin tinggi ini semakin “meninabobokan” kita sehingga tertidur lelap. Telivisi sudah memakai remote, handphone sudah memiliki fasilitas yang lengkap. Kendaraan yang sudah semakin lengkap dan banyak. Semuanya serba bisa kita temukan di zaman sekarang.

Namun dibalik semua itu muncul suatu kebiasaan baru yaitu kebiasaan bermalas-malasan. Semua kemudahan membuat kita malas untuk melakukan hal-hal yang dianggap sulit.

Jika hal ini kita biarkan tentunya dapaknya akan sangat buruk bagi mereka dan masa depan mereka. Kita bagi kaum muda juga harus mewaspadai penyakit malas ini. Penyakit malas ini sangat berbahaya bagi masa depan kita. Lambat laun kemalasan akan membuat kita tidak bisa berbuat apa-apa ketika kita dihadapkan dengan kerasnya kehidupan.

Rekan-rekan saya yang saya banggakan, maka dari itu mulai saat ini marilah kita singsingkan lengan baju dan bangkitkan semangat kita. Jangan biarkan rasa malas membelenggu kita. Jangan biarkan rasa malas mengungkung kita sehingga kita menjadi generasi pengecut, menjadi generasi yang lemah dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Kita harus bisa menjadi generasi yang bisa diandalkan dan dibanggakan. Kita harus mampu menjadi agen pembaharu lingkungan kita. Masa muda adalah masa yang penuh semangat, masa muda adalah masa yang penuh gairah. Mari kita bertindak ke arah yang positif. Kita buat diri kita menjadi contoh kebaikan yang mampu menularkan semangat kepada rekan-rekan kita yang lain.

Mungkin cukup sekian yang dapat saya sampaikan, semoga lain kali kita bisa berjumpa lagi. Mohon maaf jika ada salah kata atau kata-kata yang kurang berkenan.
Saya ucapkan terimakasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb

10. pidato peringatan hari besar nasional​

Jawaban:

undang undang republik indonesia

11. buatlah teks pidato dengan materi peringatan hari besar nasional

jawaban :

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Terucap puja dan puji syukur kepada Yang Maha Kuasa ALLAh SWT yang telah memberikan limpahan rahmat dan karunia yang sangat luar biasa sehingga kita masih diberikan kesehatan jasmani dan rohani. Tak lupa shalawat serta salam tak henti-hentinya akan selalu kita haturkan kepada nabi mulia Muhammad SAW yang telah mengentaskan kita dari sebuah jaman yang dipenuhi adab-adab kebodohan menuju sebuah jaman yang terang benderang sekarang ini.

Hadirian yang dimuliakan dan dirahmati oleh ALLah SWT.

Dari sekian banyaknya negara-negara yang ada di dunia, negara kita Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah hari besar nasional yang paling banyak jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Tentunya jika hal ini dipandang sebagai salah satu hal yang positif maka hal ini menunj
ukkan betapa bangsa kita benar-benar menghargai jasa-jasa para pahlawan terdahulu yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi kehidupan bangsa yang lebih baik dan tentunya peringatan-peringatan yang ditandai pada tanggal-tanggal tertentu merupakan salah satu bentuk simbolis tentang rasa menghargai bangsa kita kepada para pahlawan yang terdahulu. Disamping itu pula, dengan peringatan-peringatan tersebut, minimal kita akan diingatkan bahwa terwujudnya negara dan bangsa yang bisa semaju sekarang ini tentunya tak terlepas dari perjuangan para pahlawan yang telah terlebih dahulu pergi mendahului kita. salah satu hari besar yang patut untuk diperingati adalah hari pendidikan nasional.

Hadirian yang dimuliakan dan dirahmati oleh ALLah SWT.

Hari pendidikan nasional kita peringati setiap tanggal 2 Mei tentunya memiliki makna yang mendalam untuk bangsa kita. disamping pemilihan tanggal 2 Mei sebagai hari peringatan yang dipilih yang memiliki maksud dan tujuan untuk mengenang jasa pahlawan pendidikan yaitu Ki Hajar Dewantara dimana di tanggal 2 Mei tersebut beliau dilahirkan, peringatan hari pendidikan nasional tentunya memiliki makna yang lebih komplek dan lebih mendalam yang bukan hanya sekedar mengingatkan kita tentang jasa-jasa Ki Hajar Dewantara yang kala itu berjuang dengan mengorbankan jiwa dan raganya untuk masalah pendidikan, namun lebih dari itu, peringatan Hari Pendidikan adalah sebagai pecut dan pengingat tentang bagaimana kondisi pendidikan bangsa kita sekarang ini. Pendidikan yang merupakan ujung tonggak kemajuan bangsa memang harus senantiasa diperhatikan dan dinomorsatukan dibandingkan dengan kepentingan-kepentingan yang lain karena pendidikan merupakan kunci pokok bagaimana bangsa ini ke depannya. dengan pendidikan pula tujuan, impian, ciata-cita, visi dan misi yang dimiliki negara kita akan tercapai. Dan dengan pendidikian pula, semua impian para pahlawan kita tidak akan berakhir hanya sebagai omong kosong belaka.

Hadirian yang dimuliakan dan dirahmati oleh ALLah SWT.

Nampaknya tidka banyak yang akan saya sampaikan pada kesempatan kali ini. kurang lebihnya saya mohon maaf.

Akhirul Kalam.

Wabillahi Taufiq Wal Hidayah.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

penjelasan : saya bisanya hanya itu maaf kalo salah

12. contoh pidato bertema tentang hari besar nasional​

Jawaban:

Contoh Naskah Pidato Peringatan 17 Agustus :

Pembukaan Pidato :

Salam,

Bapak-bapak dan Ibu-ibu

Pada hari ini kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa kita dapat berkumpul di sini untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke- (…).

Isi Pidato :

Di hari yang sangat berbahagia ini, saya ingin berbagi sedikit renungan kepada bapak dan ibu sekalian, mengenai nilai baik yang dapat kita ambil dari masyarakat negara lain yaitu jepang. Bahwa “Nilai itu adalah bagaimana mewujudkan suatu target”. Kita semua tentunya harus bekerja karena dengan begitu kita dapat hidup. Akan tetapi pandangan orang lain terhadap pekerjaannya ada yang berlainan. Ada yang menganggap bahwa pekerjaannya adalah hukuman, sehingga banyak yang berkata “ I Hate Monday”, tetapi ada juga yang menganggap pekerjaannya adalah hobi, sehingga seorang profesor di jepang sangat menganjurkan agar kita mencintai pekerjaan kita sehingga terlihat seperti hobi kita sendiri.

Saya sendiri suka menonton film dan kali ini akan mengajak bapak dan ibu membicarakan satu film, yaitu “Episode Project X”. Dimana dalam satu kesempatan ada satu filosofi seorang peneliti jepang yang berkesan di hati saya. Apa arti pekerjaan atau penelitian bagi anda? Beliau mengibaratkan ide atau kreativitas itu sebagai anak. Saat kita di beri karunia anak, kita sangat bersyukur pastinya. Anak itu kita rawat dengan kasih sayang. Kalau baik kita puji. Kalau nakal kita ingatkan. Tiap hari kita mencucurkan keringat, bekerja agar kita bisa menghidupi anak dan istri kita.

Selang beberapa puluh tahun, barulah kita melihat jerih payah kita tersebut. Tentunya kita akan sangat berbahagia jika anak kita berhasil di sekolah, ber akhlak baik. Sama halnya dengan ide atau kreativitas. Di dalam film tersebut beliau menyampaikan bahwa :

“cintailah ide itu seperti engkau mencintai anakmu sendiri”.

Bapak dan ibu,

Bangsa kita tidaklah kalah dengan bangsa Jepang maupun bangsa lain. Banyak rekan kita yang berprestasi di forum internasional. Jadi, secara potensi kita tidak kalah. Hanya saja ada satu kekurangan yang saya rasakan. Kita tidak terlalu tekun dalam mencapai suatu sasaran.

Di Indonesia seringkali kegiatan dilakukan secara mendadak dan kurang terencana dengan baik. Sehingga hasil yang dicapai pun tidak optimal dan hanya mengejar formalitas belaka. Barang kali hal ini terjadi karena kita kurang mencintai kegiatan atau pekerjaan itu. Tentunya hal ini dapat kita kurangi kalau kita dapat menumbuhkan kecintaan kita terhadap pekerjaan kita.

Penutup Pidato :

Bapak dan ibu yang terhormat,

Sebagai penutup saya ingin mengutip pesan yang pernah saya dengar dari guru saya. Kata beliau, “Kita memiliki dua buah jam. Yang satu jam harian, yaitu jam yang sering kita pakai sehari-hari di tangan. Dan yang satu lagi adalah jam kehidupan”. Kalau ingin tahu jam kehidupan maka bagilah usia anda dengan tiga. Umumnya usia kita berada pada kisaran 24 sampai 36. Kalau dibagi 3, berarti jam kehidupan kita disini, antara 8 sampai 12. Jam 8 sampai jam 12 adalah masa-masa kita melakukan aktifitas kehidupan fase pertama, pada jam tersebut bapak dan ibu akan sangat aktif dalam bidang pekerjaan.

Sama juga dengan kehidupan kita. Usia 24 sampai 36 adalah usia dimana otak kita masih encer dan dengan mudah menerima ilmu pengetahuan baru. Ini adalah usia saat kita mencari bentuk dan merintis karir kehidupan kita. Semoga di usia yang amat berharga ini, kita dapat berhasil merintis format karir kita di masa yang akan datang.

Wassalamualaikum wr. Wb.

Jawaban:

bapak ibu,

bangsa kita tidaklah kalah dengan

bangsa jepang maupun bangsa lain.

banyak rekan kita yang berprestasi di forum internasional.jadi,secara potensi kita

tidak kalah.hanya saja ada satu kekurangan

yang saya rasakan.kita tidak terlalu tekun dalam

mencapai suatu sasaran.

Di indonesia seringkali kegiatan

dilakukan secara mendadak dan kurang

terencana dengan baik.sehingga hasil yang dicapai pun tidak optimal dan hanya mengejar

formalitas belakang.

barang kali hal ini terjadi karena kita

kurang mencintai kegiatan atau pekerjaan itu.

tentunya hal ini dapat kita kurangi

kalau tidak dapat menumbuhkan kecintaan

kita terhadap pekerjaan kita.

Penjelasan:

semoga membantu dan bermanfaat

13. buatlah naskah pidato hari besar nasional

Naskah pidato Hari kemerdekaan Indonesia.

Assalamualaikum Wr. Wb

Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semua.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena rahmat dan hidayah nya, kita dapat berkumpul di lapangan yang besar ini.

Kedua saya ucapkan terimakasih kepada bapak kepala desa yang sudah mengadakan upacara ini dan mengundang saya untuk berpidato di depan sini, dan juga tidak lupa tamu undangan yang hadir dalam acara pagi ini

Hari ini adalah hari yang sangat sakral bagi bangsa kita yaitu bangsa Indonesia. 17 Agustus adalah hari dimana presiden Soekarna mendeklarasikan teks proklamasi dan menetapkan tanggal 17 Agustus sebagai tanggal kemerdekaan negara Indonesia. Dibalik hal itu pasti ada perjuangan-perjuangan para pahlawan proklam
ator yang sangat berjasa bagi negara kita. Kita sebagai pemuda penerus harapan bangsa harus bangga karena kita lahir dan besar di negara demokratis ini. Dengan kita mengikuti upacara pada pagi hari ini sama saja kita sudah menghormati dan menghargai perjuangan para tokoh pahlawan. Mari menjadi pemuda yang bersemangat dan saling menghormati satu sama lain.

Sekian pidato yang dapat saya sampaikan, jika ada kurang lebih nya saya ucapkan maaf. Sekian dari saya.

Wassalamualaikum Wr Wb

Pembahasan:

Pidato adalah salah satu kegiatan berbicara di depan umum guna untuk memberitahu sebuah informasi dan petuah motivasi yang membangun. Pidato juga bertujuan untuk melatih kemampuan berbicara dan mental kita di depan umum. Pidato juga bertujuan untuk melatih kemampuan berbicara dan mental kita di depan umum.

Berikut Struktur pidato yang wajib kalian ketahui:

Pembukaan.Isi.Penutupan.

Pelajari lebih lanjut:

1. Materi tentang contoh pidato perpisahan (brainly.co.id/tugas/1908865)

2. Materi tentang ciri-ciri pidato (brainly.co.id/tugas/32328262)

3. Materi tentang cara yang benar dalam berpidato (brainly.co.id/tugas/10022792)

—————————————————————————————————-

Detail jawaban:

Kelas: 7

Mapel: Bahasa Indonesia

Bab: 10

Kode: 7.1.10

#AyoBelajar

14. Pidato sambutan peringatan hari besar nasional umumnya menggunakan metode

kalau tidak salah dengan metode “membaca naskah”.semoga bisa mebantu…

15. tuliskan naskah pidato untuk acara peringatan hari besar nasional​

Jawaban:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Terucap puja dan puji syukur kepada Yang Maha Kuasa ALLAh SWT yang telah memberikan limpahan rahmat dan karunia yang sangat luar biasa sehingga kita masih diberikan kesehatan jasmani dan rohani. Tak lupa shalawat serta salam tak henti-hentinya akan selalu kita haturkan kepada nabi mulia Muhammad SAW yang telah mengentaskan kita dari sebuah jaman yang dipenuhi adab-adab kebodohan menuju sebuah jaman yang terang benderang sekarang ini.

Hadirian yang dimuliakan dan dirahmati oleh ALLah SWT.

Dari sekian banyaknya negara-negara yang ada di dunia, negara kita Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah hari besar nasional yang paling banyak jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Tentunya jika hal ini dipandang sebagai salah satu hal yang positif maka hal ini menunjukkan betapa bangsa kita benar-benar menghargai jasa-jasa para pahlawan terdahulu yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi kehidupan bangsa yang lebih baik dan tentunya peringatan-peringatan yang ditandai pada tanggal-tanggal tertentu merupakan salah satu bentuk simbolis tentang rasa menghargai bangsa kita kepada para pahlawan yang terdahulu. Disamping itu pula, dengan peringatan-peringatan tersebut, minimal kita akan diingatkan bahwa terwujudnya negara dan bangsa yang bisa semaju sekarang ini tentunya tak terlepas dari perjuangan para pahlawan yang telah terlebih dahulu pergi mendahului kita. salah satu hari besar yang patut untuk diperingati adalah hari pendidikan nasional.

Hadirian yang dimuliakan dan dirahmati oleh ALLah SWT.

Hari pendidikan nasional kita peringati setiap tanggal 2 Mei tentunya memiliki makna yang mendalam untuk bangsa kita. disamping pemilihan tanggal 2 Mei sebagai hari peringatan yang dipilih yang memiliki maksud dan tujuan untuk mengenang jasa pahlawan pendidikan yaitu Ki Hajar Dewantara dimana di tanggal 2 Mei tersebut beliau dilahirkan, peringatan hari pendidikan nasional tentunya memiliki makna yang lebih komplek dan lebih mendalam yang bukan hanya sekedar mengingatkan kita tentang jasa-jasa Ki Hajar Dewantara yang kala itu berjuang dengan mengorbankan jiwa dan raganya untuk masalah pendidikan, namun lebih dari itu, peringatan Hari Pendidikan adalah sebagai pecut dan pengingat tentang bagaimana kondisi pendidikan bangsa kita sekarang ini. Pendidikan yang merupakan ujung tonggak kemajuan bangsa memang harus senantiasa diperhatikan dan dinomorsatukan dibandingkan dengan kepentingan-kepentingan yang lain karena pendidikan merupakan kunci pokok bagaimana bangsa ini ke depannya. dengan pendidikan pula tujuan, impian, ciata-cita, visi dan misi yang dimiliki negara kita akan tercapai. Dan dengan pendidikian pula, semua impian para pahlawan kita tidak akan berakhir hanya sebagai omong kosong belaka.

Hadirian yang dimuliakan dan dirahmati oleh ALLah SWT.

Nampaknya tidka banyak yang akan saya sampaikan pada kesempatan kali ini. kurang lebihnya saya mohon maaf.

Akhirul Kalam.

Wabillahi Taufiq Wal Hidayah.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Penjelasan:

#Semogamembantu

Jawaban:

1. Contoh Pidato Singkat Tentang Hari Kebangkitan Nasional :

Pembukaan Pidato Hari Kebangkitan Nasional :

Salam.

Para hadirin yang berbahagia.

Pertama-tama dalam kesempatan yang berbahagia dan penuh bangga ini marilah kita senantiasa bersyukur kehadirat Allah SWT atas segala nikmat dan hidayahnya, sehingga pada kesempatan kali ini kita bisa hadir dan bermuwajah dalam acara memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Isi Pidato Hari Kebangkitan Nasional :

Hadirin yang saya hormati.

Dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang bertepatan dengan tanggal 20 Mei ini marilah kita bersyukur kepada Allah atas jasa para pendahulu kita yang telah berhasil membangkitkan para kader bangsa dengan meningkatkan pendidikan serta melestarikannya, sehingga mampu bertahan sampai saat sekarang ini.

pidato hari kebangkitan nasional

Semuanya itu adalah hanya karena rahmat serta hidayah-Nya semata. Disamping itu marilah kita sambut dengan bermurah hati terhadap kaum yang benar-benar mengharapkan uluran tangan kita untuk meringankan beban mereka, terutama dalam urusan pendidikan yang akhir-akhir ini banyak menjadi keluhan bagi kaum lemah, karena biaya pendidikan yang terus meningkat, sehingga tidak terjangkau oleh kaum yang berpenghasilan rendah.

Oleh karena itu Allah memberikan pahala yang sangat besar bagi orang-orang yang mau membelanjakan atau mensedekahkan kepada kaum yang sangat membutuhkannya baik diwaktu malam maupun siang hari, baik secara sembunyi-sembunyi maupun secara terang-terangan.

Pentutup Pidato Hari Kebangkitan Nasional :

Demikianlah pidato singkat yang bisa saya sampaikan, mudah-mudahan pidato yang singkat ini ada manfaatnya serta diiringi hidayah dan rahmat Allah SWT. Amiin..

2. Naskah Pidato Singkat Tentang Sumpah Pemuda:

Assalamualaikum Wr. Wb.

Kepada Bapak Kepala Sekolah yang saya hormati, Bapak wali kelas yang saya hormati, juga dewan guru yang saya hormati, tak lupa juga kepada rekan-rekan kelas 3 yang saya cintai.

Pertama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kita kehadirat Allah SWT. Yang telah memberikan nikmatnya berupa kesehatan sehingga pada kesempatan kali ini kita bisa berkumpul disini dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda.

Naskah Pidato Singkat tentang Sumpah Pemuda

Naskah Pidato Singkat Tentang Hari Sumpah Pemuda

Rekan-rekan dan hadirin yang saya cintai.

Jika kita melihat kenyataan sekarang, orang-orang yang dimanjakan oleh zaman. Kemajuan tekhnologi yang semakin tinggi ini semakin “meninabobokan” kita sehingga tertidur lelap. Telivisi s
udah memakai remote, handphone sudah memiliki fasilitas yang lengkap. Kendaraan yang sudah semakin lengkap dan banyak. Semuanya serba bisa kita temukan di zaman sekarang.

Namun dibalik semua itu muncul suatu kebiasaan baru yaitu kebiasaan bermalas-malasan. Semua kemudahan membuat kita malas untuk melakukan hal-hal yang dianggap sulit.

Jika hal ini kita biarkan tentunya dapaknya akan sangat buruk bagi mereka dan masa depan mereka. Kita bagi kaum muda juga harus mewaspadai penyakit malas ini. Penyakit malas ini sangat berbahaya bagi masa depan kita. Lambat laun kemalasan akan membuat kita tidak bisa berbuat apa-apa ketika kita dihadapkan dengan kerasnya kehidupan.

Rekan-rekan saya yang saya banggakan, maka dari itu mulai saat ini marilah kita singsingkan lengan baju dan bangkitkan semangat kita. Jangan biarkan rasa malas membelenggu kita. Jangan biarkan rasa malas mengungkung kita sehingga kita menjadi generasi pengecut, menjadi generasi yang lemah dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Kita harus bisa menjadi generasi yang bisa diandalkan dan dibanggakan. Kita harus mampu menjadi agen pembaharu lingkungan kita. Masa muda adalah masa yang penuh semangat, masa muda adalah masa yang penuh gairah. Mari kita bertindak ke arah yang positif. Kita buat diri kita menjadi contoh kebaikan yang mampu menularkan semangat kepada rekan-rekan kita yang lain.

Mungkin cukup sekian yang dapat saya sampaikan, semoga lain kali kita bisa berjumpa lagi. Mohon maaf jika ada salah kata atau kata-kata yang kurang berkenan.

Saya ucapkan terimakasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb

Penjelasan:

Semoga membantu:)

16. tulislah 3 paragraf teks pidato tentang peringatan hari besar nasional!

Assalamu’alaikum Wr.Wb Bapak/Ibu Guru yang saya hormati dan teman-teman semua yang saya cintai.

Marilah kita panjatkan puji dan puja kita semua kepada Allah SWT, karena atas berkah dan rahmatnya kita semua dapat berkumpul di sini, di tempat kita menimba ilmu untuk menyongsong masa depan kelak.  Teman-teman semua.  73 tahun yang lalu, pada tanggal 10 November 1945 di Kota Surabaya. Belanda mengibarkan bendera mereka dengan tujuan untuk merebut kembali kekuasaannya.   Kala itu, Bapak Proklamator telah membacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Masyarakat dan Bung Tomo berusaha untuk menurunkan dan merobek bendera itu.  10 November, menjadi sejarah baru untuk Indonesia, dimana Belanda dengan senjata canggih kala itu, menyerang dengan tanpa ampun.  Rakyat Indonesia yang bermodalkan keyakinan dan semangat untuk kemerdekaan, hanya menggunakan bambu runcing untuk melawan Belanda dan menang.

Semenjak saat itu, setiap tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional.   Ibu/Bapak guru dan teman-teman semuanya.  Semangat para pahlawan patut kita teladani di masa sekarang ini, bukan untuk berperang, melainkan semangat untuk mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya. Menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa Indonesia harus terus kita pupuk sedalam-dalamnya, seperti semangat membera milik para pahlawan yang telah gugur mendahului kita.  Sebagai generasi muda yang hidup di zaman penuh kecanggihan teknologi ini, kita harus memanfaatkan sebaik-baiknya. Belajar bisa dimana saja dan kapan saja, mempermudah semua urusan hanya hitungan detik.  Semua informasi yang baik dan buruk tersebar di dunia maya, kita sebagai generasi “Z” yang canggih, harus kritis dalam memilih dan memilah mana yang baik dan mana yang buruk.

Bapak/ Ibu guru dan teman-teman terbaikku

Marilah kita peringati Hari Pahlawan ini sebagai introspeksi diri, apa yang salah sampai saat ini, dan apa yang kurang sampai sekarang.  Hari pahlawan diperingati untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan keutuhan negara kita, menjadikan teladan untuk terus semangat belajar dan menimba ilmu.  Kiranya itu yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Mohon maaf jika ada kekurangan.  Wabillahi taufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Wr.Wb

17. buatlah naskah pidato hari besar nasional (hari pahlawan​)

salam sejahterah bagi kita semua
Kepada yang terhormat,ibu dan bapak guru
saya di sini menghimbaukan kepada seluruh anak2
sebagai pelajar harus mengingatkan jasa -jasa para pahlawan kita karena negara indonesia bisa merdeka
dan kita harus mengisi kemerdekaan dgn rajin belajar dan bekerja keras untuk mewujudkan bangsa yg makmur

18. buatlah naskah pidato peringatan hari besar nasional (tema bebas)​

ini deeh..

Salam,

Bapak-bapak dan Ibu-ibu

Pada hari ini kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa kita dapat berkumpul di sini untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke ….

Di hari yang sangat berbahagia ini, saya ingin berbagi sedikit renungan kepada bapak dan ibu sekalian, mengenai nilai baik yang dapat kita ambil dari masyarakat negara lain yaitu jepang. Bahwa “Nilai itu adalah bagaimana mewujudkan suatu target”. Kita semua tentunya harus bekerja karena dengan begitu kita dapat hidup. Akan tetapi pandangan orang lain terhadap pekerjaannya ada yang berlainan. Ada yang menganggap bahwa pekerjaannya adalah hukuman, sehingga banyak yang berkata “ I Hate Monday”, tetapi ada juga yang menganggap pekerjaannya adalah hobi, sehingga seorang profesor di jepang sangat menganjurkan agar kita mencintai pekerjaan kita sehingga terlihat seperti hobi kita sendiri.

Saya sendiri suka menonton film dan kali ini akan mengajak bapak dan ibu membicarakan satu film, yaitu “Episode Project X”. Dimana dalam satu kesempatan ada satu filosofi seorang peneliti jepang yang berkesan di hati saya. Apa arti pekerjaan atau penelitian bagi anda? Beliau mengibaratkan ide atau kreativitas itu sebagai anak. Saat kita di beri karunia anak, kita sangat bersyukur pastinya. Anak itu kita rawat dengan kasih sayang. Kalau baik kita puji. Kalau nakal kita ingatkan. Tiap hari kita mencucurkan keringat, bekerja agar kita bisa menghidupi anak dan istri kita.

Selang beberapa puluh tahun, barulah kita melihat jerih payah kita tersebut. Tentunya kita akan sangat berbahagia jika anak kita berhasil di sekolah, ber akhlak baik. Sama halnya dengan ide atau kreativitas. Di dalam film tersebut beliau menyampaikan bahwa :

“cintailah ide itu seperti engkau mencintai anakmu sendiri”.

Bapak dan ibu,

Bangsa kita tidaklah kalah dengan bangsa Jepang maupun bangsa lain. Banyak rekan kita yang berprestasi di forum internasional. Jadi, secara potensi kita tidak kalah. Hanya saja ada satu kekurangan yang saya rasakan. Kita tidak terlalu tekun dalam mencapai suatu sasaran.

Di Indonesia seringkali kegiatan dilakukan secara mendadak dan kurang terencana dengan baik. Sehingga hasil yang dicapai pun tidak optimal dan hanya mengejar formalitas belaka. Barang kali hal ini terjadi karena kita kurang mencintai kegiatan atau pekerjaan itu. Tentunya hal ini dapat kita kurangi kalau kita dapat menumbuhkan kecintaan kita terhadap pekerjaan kita.

Bapak dan ibu yang terhormat,

Sebagai penutup saya ingin mengutip pesan yang pernah saya dengar dari guru saya. Kata beliau, “Kita memiliki dua buah jam. Yang satu jam harian, yaitu jam yang sering kita pakai sehari-hari di tangan. Dan yang satu lagi adalah jam kehidupan”. Kalau ingin tahu jam kehidupan maka bagilah usia anda dengan tiga. Umumnya usia kita berada pada kisaran 24 sampai 36. Kalau dibagi 3, berarti jam kehidupan kita disini, antara 8 sampai 12. Jam 8 sampai jam 12 adalah masa-masa kita melakukan aktifitas kehidupan fase pertama, pada jam tersebut bapak dan ibu akan sangat aktif dalam bidang pekerjaan.

Sama juga dengan kehidupan kita. Usia 24 sampai 36 adalah usia diman
a otak kita masih encer dan dengan mudah menerima ilmu pengetahuan baru. Ini adalah usia saat kita mencari bentuk dan merintis karir kehidupan kita. Semoga di usia yang amat berharga ini, kita dapat berhasil merintis format karir kita di masa yang akan datang.

Sekian terima kasih

19. contoh pidato peringatan hari besar nasional​

Penjelasan:

Pembukaan Pidato :

Salam,

Bapak-bapak dan Ibu-ibu

Pada hari ini kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa kita dapat berkumpul di sini untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke- (…).

Isi Pidato :

Di hari yang sangat berbahagia ini, saya ingin berbagi sedikit renungan kepada bapak dan ibu sekalian, mengenai nilai baik yang dapat kita ambil dari masyarakat negara lain yaitu jepang. Bahwa “Nilai itu adalah bagaimana mewujudkan suatu target”. Kita semua tentunya harus bekerja karena dengan begitu kita dapat hidup. Akan tetapi pandangan orang lain terhadap pekerjaannya ada yang berlainan. Ada yang menganggap bahwa pekerjaannya adalah hukuman, sehingga banyak yang berkata “ I Hate Monday”, tetapi ada juga yang menganggap pekerjaannya adalah hobi, sehingga seorang profesor di jepang sangat menganjurkan agar kita mencintai pekerjaan kita sehingga terlihat seperti hobi kita sendiri.

Saya sendiri suka menonton film dan kali ini akan mengajak bapak dan ibu membicarakan satu film, yaitu “Episode Project X”. Dimana dalam satu kesempatan ada satu filosofi seorang peneliti jepang yang berkesan di hati saya. Apa arti pekerjaan atau penelitian bagi anda? Beliau mengibaratkan ide atau kreativitas itu sebagai anak. Saat kita di beri karunia anak, kita sangat bersyukur pastinya. Anak itu kita rawat dengan kasih sayang. Kalau baik kita puji. Kalau nakal kita ingatkan. Tiap hari kita mencucurkan keringat, bekerja agar kita bisa menghidupi anak dan istri kita.

Selang beberapa puluh tahun, barulah kita melihat jerih payah kita tersebut. Tentunya kita akan sangat berbahagia jika anak kita berhasil di sekolah, ber akhlak baik. Sama halnya dengan ide atau kreativitas. Di dalam film tersebut beliau menyampaikan bahwa :

“cintailah ide itu seperti engkau mencintai anakmu sendiri”.

Bapak dan ibu,

Bangsa kita tidaklah kalah dengan bangsa Jepang maupun bangsa lain. Banyak rekan kita yang berprestasi di forum internasional. Jadi, secara potensi kita tidak kalah. Hanya saja ada satu kekurangan yang saya rasakan. Kita tidak terlalu tekun dalam mencapai suatu sasaran.

Di Indonesia seringkali kegiatan dilakukan secara mendadak dan kurang terencana dengan baik. Sehingga hasil yang dicapai pun tidak optimal dan hanya mengejar formalitas belaka. Barang kali hal ini terjadi karena kita kurang mencintai kegiatan atau pekerjaan itu. Tentunya hal ini dapat kita kurangi kalau kita dapat menumbuhkan kecintaan kita terhadap pekerjaan kita.

Penutup Pidato :

Bapak dan ibu yang terhormat,

Sebagai penutup saya ingin mengutip pesan yang pernah saya dengar dari guru saya. Kata beliau, “Kita memiliki dua buah jam. Yang satu jam harian, yaitu jam yang sering kita pakai sehari-hari di tangan. Dan yang satu lagi adalah jam kehidupan”. Kalau ingin tahu jam kehidupan maka bagilah usia anda dengan tiga. Umumnya usia kita berada pada kisaran 24 sampai 36. Kalau dibagi 3, berarti jam kehidupan kita disini, antara 8 sampai 12. Jam 8 sampai jam 12 adalah masa-masa kita melakukan aktifitas kehidupan fase pertama, pada jam tersebut bapak dan ibu akan sangat aktif dalam bidang pekerjaan.

Sama juga dengan kehidupan kita. Usia 24 sampai 36 adalah usia dimana otak kita masih encer dan dengan mudah menerima ilmu pengetahuan baru. Ini adalah usia saat kita mencari bentuk dan merintis karir kehidupan kita. Semoga di usia yang amat berharga ini, kita dapat berhasil merintis format karir kita di masa yang akan datang.

Wassalamualaikum wr. Wb

20. buatkanlah naskah pidato hari besar nasional​

Assalamu’alaikum Warahmatullahi

Wabarakatuh.

Terucap puja dan puji syukur kepada

Yang Maha Kuasa ALLAh SWT yang telah

memberikan limpahan rahmat dan karunia

yang sangat luar biasa sehingga kita masih

diberikan kesehatan jasmani dan rohani. Tak

lupa shalawat serta salam tak henti-hentinya

akan selalu kita haturkan kepada nabi mulia

Muhammad SAW yang telah mengentaskan

kita dari sebuah jaman yang dipenuhi

adab-adab kebodohan menuju sebuah jaman

yang terang benderang sekarang ini.

Hadirian yang dimuliakan dan dirahmati oleh

ALLah SWT.

Dari sekian banyaknya negara-negara yang

ada di dunia, negara kita Indonesia merupakan

salah satu negara yang memiliki jumlah

hari besar nasional yang paling banyak jika

dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

Tentunya jika hal ini dipandang sebagai salah

satu hal yang positif maka hal ini menunjukkan

betapa bangsa kita benar-benar menghargai

jasa-jasa para pahlawan terdahulu yanng

telah rela mengorbankan jiwa dan raganya

demi kehidupan bangsa yang lebih baik dan

tentunya peringatan-peringatan yang ditandai

pada tanggal-tanggal tertentu merupakan

salah satu bentuk simbolis tentang rasa

menghargai bangsa kita kepada para pahlawan

yang terdahulu. Disamping itu pula, dengan

peringatan-peringatan tersebut, minimal kita

akan diingatkan bahwa terwujudnya negara

dan bangsa yang bisa semaju sekarangini

tentunya tak terlepas dari perjuangan para

pahlawan yang telah terlebih dahulu pergi

mendahului kita. salah satu hari besar yang

patut untuk diperingati adalah hari pendidikan

nasional.

Hadirian yang dimuliakan dan dirahmati oleh

ALLah SWT.

Hari pendidikan nasional kita peringati

setiap tanggal 2 Mei tentunya memiliki

makna yang mendalam untuk bangsa kita.

disamping pemilihan tanggal2 Mei sebagai

hari peringatan yang dipilih yang memiliki

maksud dan tujuan untuk mengenang

jasa pahlawan pendidikan yaitu Ki Hajar

Dewantara dimana di tanggal 2 Mei tersebut

beliau dilahirkan, peringatan hari pendidikan

nasional tentunya memiliki makna yang lebih

komplek dan lebih mendalam yang bukan

hanya sekedar mengingatkan kíta tentang

jasa-jasa Ki Hajar Dewantara yang kala itu

berjuang dengan mengorbankan jiwa dan

raganya untuk masalah pendidikan, namun

lebih dari itu, peringatan Hari Pendidikan

adalah sebagai pecut dan pengingat

tentang bagaimana kondisi pendidikan

bangsa kita sekarang ini. Pendidikan yang

merupakan ujung tonggak kemajuan bangsa

memang harus senantiasa diperhatikan

dan dinomorsatukan dibandingkan dengan

kepentingan-kepentingan yang lain karena

merupakan ujung tonggak kemajuan bangsa

memang harus senantiasa diperhatikan

dan dinomorsatukan dibandingkan dengan

kepentingan-kepentingan yang lain karena

pendidikan merupakan kunci pokok bagaimana

bangsa ini ke depannya. dengan pendidikan

pula tujuan, impian, ciata-cita, visi dan misi

yang dimiliki negara kita akan tercapai. Dan

dengan pendidikian pula, semua impian para

pahlawan kita tidak akan berakhir hanya

sebagai omong kosong belaka.

Hadirian yang dimuliakan dan dirahmati oleh

ALLah SWT.

Nampaknya tidka banyak yang akan saya

sampaikan pada kesempatan kali ini. kurang

lebihnya saya mohon maaf.

Akhirul Kalam.

Wabillahi Taufiq Wal Hidayah.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi

Wabarakatuh.

Semoga membantu:)

Video Terkait

Bagikan: