Tuliskan Macam Macam Penyakit Yang Diakibatkan Kekurangan Protein

Fatih.co.id

Tuliskan Macam Macam Penyakit Yang Diakibatkan Kekurangan Protein
Tuliskan Macam Macam Penyakit Yang Diakibatkan Kekurangan Protein

Tuliskan macam macam penyakit yang di akibat kan kekurangan protein

1. Tuliskan macam macam penyakit yang di akibat kan kekurangan protein

1. Marasmus
2. Kwashiorkor
3. Chacexia
4. Gagal hati
5. Apati
6. Edeme
7. Rambut rontok
8. Gangguan otak, dll

2. Tuliskan penyakit akibat kekurangan protein

1. Marasmus
2. Kwashiorkor
3. Cachexia
4. Gagal hati
5. Apati
6. Edema

Terima kasih1.Maramus
2.kwashiorkor
3.Chacexia
4.Gagal Hati
5.Apati
6.edema
7.Rambut Rontok
8.Gangguan otak
9.Penyakit jantung
10.Kelelahan

3. tulislah macam macam penyakit yang diakibatkan kekurangan protein

marasmus
kwashiorkor
cachexia
dllMarasmus maaf klo salah

4. tuliskan macam macam penyakit yang diakibatkan kekurangan protein

1. Marasmus
2. Kwashiorkor
3.Cachexia
4. Gagal hati
5. Apati
6. Edema
7. Rambut rontok
8. Gangguan otak
9. Penyakit jantung
10. Kelelahan

5. penyakit yang diakibatkan Kekurangan protein adalah

< br /> jawabanku D dehidrasi
maaf kalo salahjawabannya adalah KKP(kekurangan kalori dan protein)

6. Sebutkan Macam Macam Penyakit Yang Diakibatkan Kekurangan Protein

Marasmus
Kwashiorkor
Cachexia
Gagal hati
Penyakit jantung 1. Marasmus
2. Kwshiorkor
3. Cachexia
4. Gagal hati
5. Apati
6. Edema
7. Rambut rontok
8. Gangguan otak
9. Penyakit jantung
10. Kelelahan

7. Macam macam penyakit akibat kekurangan protein

gangguan otak
gagal hati
apati
cachexia
rambut rontok
maaf kalau salah:-):-)

8. Penyakit akibat kekurangan protein?

yaitu busung lapar….1. Marasmus
2. kwashiorkor
3. cachexia

semoga membantu

9. tuliskan macam macam penyakit yg diakibatkan kekurangan protein

protein memiliki banyak fungsi yang sangat penting untuk tubuh, maka tentu saja tubuh akan rentan terhadap penyakit akibat kekurangan protein yang cukup. Adapun beberapa penyakit yang dapat ditimbulkan akibat kekurangan protein, bisa sangat membahayakan hingga menyebabkan kematian. Berikut ini diantaranya :

1. Marasmus

Marasmus merupakan bentuk kekurangan gizi buruk, yang paling banyak ditemui pada bayi dibawah usia 12 bulan. Penyebabnya bisa terjadi karena kekurangan protein yang sering disertai dengan gejala kekurangan karbohidrat. Penyakit ini tentu cukup berbahaya jika diderita, sebab dapat menggiring penderitanya pada kematian.

Ciri-ciri :

Berat badan kurang dari 60% dari berat badan yang seharusnya.

Suhu tubuh menjadi rendah.

Kulit di tubuh melonggar dan mengkerut sehingga bentuk tulang sangat nampak.

Berwajah lonjong dan tampak lebih tua.

Perut berbentuk cekung yang biasa disertai dengan diare.

Kehilangan nafsu makan.

2. Kwashiorkor

Penyakit kwashiorkor ini merupakan penyakit yang bisa terjadi akibat kekurangan protein. Berbeda dengan marasmus, penyakit ini paling banyak ditemukan pada anak-anak usia 1 hingga 3 tahun. Apabila pada marasmus tubuh penderitanya cenderung kurus, maka pada kwashiorkor penampilan dari penderita terlihat normal.

Walaupun begitu, penyakit ini harus diwaspadai sebab jika tidak maka anak-anak pertumbuhannya akan terhambat bahkan bisa mengalami cacat mental, seperti ADHD pada anak.

Ciri-ciri :

Mengalami kelelahan yang tinggi

Terjadi pembengkakan pada perut, juga pada punggung kaki dan tangan

Sering mengalami diare

Berwajah bulat

Pandangan mata sayu

Rambut menjadi kusam, tipis hingga kemerahan dan gampang dicabut

Kehilangan nafsu makan dan gampang rewel

Hati berlemak dan membesar

Kekeringan pada kulit hingga bersisik dan pecah-pecah

Luka sulit untuk sembuh

Sering disertai dengan infeksi yang akut

Anemia dan xeroftalmia

3. Cachexia

Penyakit cachexia merupakan penyakit yang menyerang seseorang akibat kekurangan protein. Menurut American Journal of Clinical Nutrition, penyakit ini dapat menyebabkan penurunan berat badan, penyakit kanker, gagal ginjal, penyakit menular AIDS,  bahkan kematian apabila tidak ditangani dengan baik.

Ciri-ciri :

Kerap merasa lelah walaupun hanya beraktifitas ringan.

Menipisnya otot rangka.

Terjadinya degradasi protein.

Berat badan menurun secara yang ekstrim.

4. Gagal Hati

Gagal hati adalah merupakan penyakit yang menyebabkan kerusakan dan kehilangan fungsi hati akibat ketidakmampuan sel hati untuk beregenerasi. Hal ini juga menjadi penyakit akibat kekurangan protein. Karena menimbulkan hal yang membahayakan, maka kondisi ini sangat memerlukan penanganan medis.

Ciri-ciri :

Merasa mual

Nafsu makan menghilang

Sering mengalami rasa lelah

Kulit dan mata menguning jika telah mencapai tahap akut

Pembengkakan pada perut

Mengalami diare

Gampang memar dan berdarah

5. Apati

Definisi dari apati yaitu suatu kondisi yang menyebabkan emosi menjadi tumpul. Efek penyakit akibat kekurangan protein ini, bisa mempengaruhi tingkah laku dan fungsi kognitif. Biasanya, apati sering disertai dengan depresi. Namun, kedua hal ini berbeda. Jika depresi berupa gangguan emosi, maka apati berupa gangguan motivasi.

Ciri-ciri :

Kurangnya usaha sehingga sering bergantung pada orang lain

Tidak ada keinginan untuk belajar hal-hal baru

Kurang peduli terhadap masalah

Fluktuasi emosi tidak terjadi

Kurangnya respon terhadap suatu peristiwa atau kejadian

10. Fungsi Protein dan penyakit akibat kekurangan protein

Fungsi protein yaitu meregenerasi sel, membentuk membran sel, membentuk antibody, hormon, dan darah. Kekurangannya yaitu kwashiorkor, kekurangan gizi, dan lain-lain.Sebagai pelengkap suplemen tubuh kita yang sangat berguna untuk mencegah busung lapar
Sorry kalau salah

11. penyakit akibat kekurangan protein adalah….

kwasiorkor mungkin yaaa sorry kalau salah wkwkMenyebabkan penyakit Kwasiorkor.

12. Tuliskan macam macam penyakit yang di akibatkan kekurangan protein

Jawaban:Kekurangan protein dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan dan juga penyakit seperti kwashiorkor dan marasmus.

Penjelasan:

penyakitnya yaitu:

Marasmus

Marasmus adalah kurangnya nutrisi penting yang parah. Marasmus adalah penyakit fatal yang menyebabkan penurunan berat badan, dan dehidrasi.

Kwashiorkor

Kurangnya protein dan karbohidrat seperti beras, ubi jalar, dan pisang menyebabkan kwashiorkor. Ini adalah penyakit gizi buruk yang sering terjadi pada anak agak besar.

Gejala kwashiorkor termasuk perut bengkak karena retensi cairan, kulit mudah mengalami borok yang tak kunjung sembuh.

Cachexia

Cachexia adalah penyakit yang menyebabkan melemahnya otot rangka akibat kekurangan protein. Hal ini terkait dengan penyakit kronis seperti AIDS, kanker, gagal ginjal kronis, penyakit paru obstruktif kronik dan rheumatoid arthritis.

2. Penyakit Kekurangan Protein Khusus :

Ada tiga kondisi utama yang merupakan akibat kekurangan protein khusus pada tubuh:

Kekurangan Protein C.

Seseorang yang mengalami kondisi ini kebanyakan disebabkan oleh penyakit keturunan yang mempengaruhi produksi antikoagulan alami tubuh.

Hal ini menyebabkan pembekuan darah yang abnormal (trombosis) khususnya di vena.

Kekurangan protein S juga mempengaruhi produksi antikoagulan alami. Namun penyebabnya dapat menjadi genetik atau diperoleh melalui kekurangan vitamin K.

Kekurangan Alpha-1 antitrypsin, satu jenis sindrom kekurangan protein, menyebabkan kesulitan bernafas, mengi, masalah penglihatan dan kelemahan.

Kekurangan protein trifungsional mitokondria menyebabkan gula darah rendah, kelemahan jantung dan masalah hati, otot mengencil dan lemah serta bayi akan kesulitan dalam menyusu.

Penyakit Akibat Kekurangan

Protein Asam Amino Esensial

Protein tersusun dari asam amino. Ada 22 asam amino yang telah ditemukan dalam jaringan tubuh manusia. Banyak dari asam amino dapat disinte
sis sendiri oleh tubuh kita (asam amino non-esensial).

Namun sembilan dari mereka adalah asam amino penting (asam amino esensial) yang harus didapatkan dari luar tubuh (makanan) karena tubuh kita tidak dapat mensintesisnya. Ketidakcukupan setiap jenis asam amino esensial ini juga dapat menyebabkan fungsi abnormal dan berbahaya bagi tubuh.

Bahkan asam amino non esensial juga diperlukan sebagai pelengkap dalam membangun protein.

efek buruk akibat kekurangan zat protein ini:

Histidin. Kekurangan L-histidin dalam sumber makanan dapat menyebabkan gejala seperti anemia, menurunkan produksi histamin, menurunkan penyerapan zinc, dan menurunkan respon imun atau kekebalan tubuh.

Isoleusin. Apabila tubuh kekurangan Isoleusin dari sumber makanan, maka dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, pusing, kelemahan, depresi, kebingungan dan mudah marah.

Leusin.

Kekurangan protein asam amino Leusin dalam diet menunjukkan gejala yang mirip dengan hipoglikemia. Gejala termasuk sakit kepala, pusing, kelemahan, kurangnya stabilitas mental, disorientasi, mudah marah dan depresi.

Lysine.

Akibat kekurangan protein asam amino Leusin, seseorang dapat menunjukkan gejala seperti mudah marah, pusing, kelelahan, anemia, mood swing, rambut rontok dan pertumbuhan terhambat.

Metionin.

Asam amino Metionin juga tak kalah penting, karena kekurangan zat ini dalam diet dapat menyebabkan penurunan sintesis sistein, yang melindungi sel-sel hati dari kerusakan. Peningkatan peroksidasi lipid, depresi, dan peningkatan risiko aterosklerosis.

Fenilalanin.

Manifestasi klinis

akibat kekurangan fenilalanin diantaranya; kebingungan, kelesuan, kekurangan energi, retensi cairan, depresi, lesi kulit, penurunan kewaspadaan, kerusakan hati, masalah memori, pertumbuhan yang lambat dan kurang nafsu makan.

Treonin.

Gejala kekurangan treonin termasuk lekas marah, mood swing, impulsif dan masalah memori. Ketidakmampuan yang berkaitan dengan fungsi otak.

Tryptophan. Kelangkaan makanan triptofan dapat menyebabkan rendahnya tingkat serotonin. Kadar serotonin yang rendah berhubungan dengan depresi, kecemasan, panik, mudah marah, perubahan suasana hati, sabar, impulsif, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, peningkatan berat badan, mengidam makanan, agresivitas dan insomnia.

Valin.

Akibat kekurangan protein valin dalam diet dapat mempengaruhi proses penyelubungan myelin saraf. Ketidakmampuan untuk metabolisme leusin, isoleusin, dan valine menyebabkan penyakit Maple syrup urine disease (MSUD). Urin dari orang-orang yang terkena penyakit ini berbau seperti sirup maple.

13. tuliskan macam macam penyakit yg diakibatkan kekurangan protein​

– Marasmus

memengaruhi bayi dan anak-anak yang sangat muda, dapat mengakibatkan dehidrasi dan penurunan berat badan.

– Kwashiorkor

menyerang anak-anak yang lebih besar, bengkak di daerah perut karena retensi cairan.

#LearnWithGia

14. tuliskan macam macam penyakit yang diakibatkan kurang protein

1.Marasmus
2.Kwashiorkor
3.Cachexia
4.Gagal hati
5.Apati
6.Edemacachexia
gagal hati
apati
edema
ranbut rontok
gangguan otak dll

15. protein-fungsi -sumber protein-cara pengujian protein-penyakit yang ditimbulkan akibat kelebihan protein-penyakit akibat kekurangan protein-jumlah kalori protein

Fungsi : Pengantar molekul dan zat zat gizi didalam tubuh di dalam tubuh keluar dan masuk ke dalam sel.
Sumber protein : Hewani; daging, telur, susu, dan ikan.Nabati; tahu, tempe, dan kacang polong.
Semoga membantu dan maaf karena semua belum siap 🙁

16. mengapa tidak ada penyakit kekurangan karbohidrat tetapi sebaliknya ada penyakit akibat kekurangan protein

karena kita selalu makan nasi, yang mengandung [tex]c_6 h_1_2 0_6[/tex] (karbohidrat) sehingga kita tidak akan kekurangan karbohidrat…… sedangkan kita dapat kekurangan protein karena beberapa dari kita tidak suka makan makanan hewani ataupun makanan nabati berprotein seperti kacang,itu menyebabkan banyak yang terkena penyakit akibar kekurangan protein.

17. jelaskan macam-macam penyakit yang diakibatkan kekurangan protein

1.Marasmus
Marasmus merupakan bentuk kekurangan gizi buruk, yang paling banyak ditemui pada bayi dibawah usia 12 bulan.

2.Kwashiorkor
Berbeda dengan marasmus, penyakit ini paling banyak ditemukan pada anak-anak usia 1 hingga 3 tahun. Apabila pada marasmus tubuh penderitanya cenderung kurus, maka pada kwashiorkor penampilan dari penderita terlihat normal.

3.Apati Emotional
Apati Emotional yaitu suatu kondisi yang menyebabkan emosi menjadi tumpul. Efek penyakit akibat kekurangan protein ini, bisa mempengaruhi tingkah laku dan fungsi kognitif.

4. Edema / Reteni Air
Jika darah yang mengalir pada tubuh tidak memiliki protein yang cukup, maka seseorang bisa mengalami gejala tekanan darah rendah sehingga gampang pusing, lemas dan malas beraktifitas.

Namun yang paling sering dibahas dalam pelajaran IPA itu marasmus maupun Kwashiorkor

18. tuliskan macam macam penyakit yang diakibatkan kekurangan protein

jawaban gangguan otak,edema,apati,gagal hati,cachexia,kwashiorkor
maaf kalau salah ya

19. penyakit akibat kekurangan gizi disebut….. penyakit akibat kekurangan protein disebut……….

Kekurangan gizi : maramus Kekurangan protein : kwasiorkhor. Semoga bisa membantu.kekurangan gizi :undernutrition   ke kurangan perotein :marasmus kwashiorkor

20. tuliskan macam-macam penyakit yang diakibatkan kekurangan protein

Macam-macam penyakit yang diakibatkan kekurangan protein antara lain cachexia, edema, marasmus dan kwashiorkor.

Pembahasan:

Protein merupakan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan. Kandungan protein dapat diperoleh dari telur, kacang almon, dada ayam, keju, susu, dan lain-lain. Protein memiliki banyak manfaat. Manfaat protein antara lain :

membangun dan memelihara jaringanmempercepat reaksi kimiamembentuk struktur tubuhmeningkatkan imun tubuhmengangkut dan menyimpan nutrisidan lain-lain

Untuk bisa bekerja secara optimal, tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang cukup. Ketika tubuh kekurangan nutrisi tubuh akan mudah terserang berbagai penyakit. Adapun penyakit-penyakit yang disebabkan karena kekurangan protein dalam tubuh adalah

Edema  

Edema adalah penyakit yang menyebabkan terjadinya penumpukan cairan sehingga beberapa anggota tubuh mengalami pembengkakan. Anggota yang mengalami  hal ini terjadi pada bagian tubuh tangan, kaki, dan perut.

Cachexia

Chachexia adalah penyakit kekurangan protein yang umumnya menyebabkan lemahnya otot rangka pada tubuh. Hal ini bisa terjadi ketika tubuh mulai mencari sumber lain saat kebutuhan protein tidak dapat te
rcukupi dengan baik sehingga otot menjadi tempat pertama yang menjadi tujuan untuk memperoleh sumber protein.

Malnutrisi energi protein

Penyakit malnutrisi energi protein biasanya dikenal dengan busung lapar, yang umum terjadi pada anak-anak atau bayi.  Kondisi ini sangat memerlukan penanganan untuk menghindari terjadinya komplikasi yang lebih serius. PEM dibagi menjadi dua, yaitu marasmus dan kwashiorkor. Kwashiorkor, adalah bentuk malnutrisi yang disebabkan oleh kurangnya asupan protein dalam jangka waktu yang lama sedangkan marasmus adalah bentuk malnutrisi yang disebabkan oleh kekurangan asupan protein dan kalori. Gejala malnutrisi energi protein yang umumnya muncul adalah:

Berat badan di bawah normal Merasa lelah dan lemas yang terus-menerusBerkurangnya nafsu makan Mengalami penyusutan otot atau atrofi otot, dan lemak tubuhMengalami perubahan sikap dan emosiMudah merasa kedinginanSering sakit dan luka lebih lama sembuhmengalami perubahan kulit menjadi kering, dan lebih pucatMengalami mati rasa atau kesemutanDiare kronis (diare yang berkepanjangan)

Pelajari Lebih Lanjut

Pelajari lebih lanjut materi penyakit kekurangan protein https://brainly.co.id/tugas/2352124

#BelajarBersamaBrainly #SPJ4

Video Terkait

Bagikan: